ANGKUTAN PERIKANAN: Garuda terlalu mahal, KKP pilih Emirates

JAKARTA—Kementrian Kelautan dan Perikanan siap mengalihkan distribusi produk perikanan dari maskapai pelat merah Garuda Indonesia ke Emirates Air.Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Saut Hutagalung mengatakan ongkos distribusi
News Editor | 25 Desember 2012 16:15 WIB

JAKARTA—Kementrian Kelautan dan Perikanan siap mengalihkan distribusi produk perikanan dari maskapai pelat merah Garuda Indonesia ke Emirates Air.Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Saut Hutagalung mengatakan ongkos distribusi dengan menggunakan Garuda Indonesia lebih mahal."KKP telah menyiapkan strategi dengan menggunakan penerbangan Emirates Air langsung menuju Dubai untuk memudahkan pemasaran produk perikanan ke kawasan Timur Tengah. Langkah tersebut jauh lebih murah dibandingkan dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia," ujarnya, Senin (24/12).Tingginya ongkos distribusi membuat harga produk perikanan Indonesia di Timur Tengah kurang kompetitif. Saut mengatakan harga produk perikanan Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan produk asal India, Bangladesh, Thailand, Filipina.Selain menekan ongkos produksi, penetrasi ke jaringan ritel modern terus digenjot. Produk perikanan Indonesia, lanjutnya, telah berhasil melakukan penetrasi ke Hypermart Lulu.Saut menjelaskan Hypermart Lulu memiliki lebih dari 60 gerai yang tersebar di Uni Emirat Arab. Selain itu, terdapat lebih dari 120 gerai Hypermart Lulu yang berada di beberapa negara Timur Tengah."KKP menargetkan pada 2013 kawasan Afrika dan Timur Tengah menjadi target utama dalam memasarkan produk perikanan seperti sarden, mackerel kaleng, ikan kering, ikan asin lobster, udang, bandeng, tuna," jelasnya. (Bsi)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Muhammad Kholikul Alim

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup