Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SRIWIJAYA AIR: Armada Indonesia timur direvitalisasi

SURABAYA—Sriwijaya Air menyiapkan 6 unit pesawat B-737-800 next generation dan 12 unit B-737-500 untuk menggantikan armada B-737-200 yang selama ini menerbangi rute perjalanan ke wilayah timur Indonesia.Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya
Gajah Kusumo
Gajah Kusumo - Bisnis.com 22 Desember 2012  |  01:01 WIB

SURABAYA—Sriwijaya Air menyiapkan 6 unit pesawat B-737-800 next generation dan 12 unit B-737-500 untuk menggantikan armada B-737-200 yang selama ini menerbangi rute perjalanan ke wilayah timur Indonesia.Senior Manager Corporate Communication Sriwijaya Air Agus Soedjono mengungkapkan revitalisasi armada pesawat itu diharapkan mampu meningkatkan pengalaman penumpang dalam perjalanan menuju beberapa rute di Indonesia timur.Apalagi, kata Agus, Sriwijaya akan menambah frekuensi penerbangan ke sejumlah rute seperti Biak, Manokwari, dan Jayapura mulai besok (22/12). Menurutnya, penambahan frekuensi penerbangan itu merespon tingginya permintaan pelanggan.“Kami ingin menangkap momentum peak season selama libur Natal dan Tahun Baru. Seat load factor ditargetkan bisa tercapai 100%,” ucapnya pada jumpa pers yang digelar hari ini (21/12) di Surabaya.Agus menilai rute perjalanan ke wilayah Indonesia timur tergolong seksi. Sriwijaya, serunya, telah sejak lama mengamati pasar dan berencana mengalihkan konsentrasi untuk terus menambah frekuensi penerbangan ke Indonesia timur.Dia mencatat rata-rata tingkat keterisian tempat duduk untuk rute penerbangan ke wilayah Indonesia timur mencapai 85%. Agus optimistis torehan itu masih dapat ditingkatkan mengingat segmen pasar belum banyak digarap oleh kompetitor.“Pesawat-pesawat baru yang didatangkan Sriwijaya menyediakan 8 kursi kelas eksekutif dan 168 kursi kelas ekonomi. Sebagian besar penumpang merupakan business traveler, government, hingga family visit,” jelasnya.Per 22 Desember, Sriwijaya melayani tiga kali sehari untuk penerbangan ke kota Jayapura. Sementara tujuan ke Biak yang semula hanya dilayani tiga kali seminggu, kini menjadi tujuh kali seminggu. Untuk tujuan Manokwari, semula dilayani tujuh kali seminggu menjadi 10 kali dalam seminggu.District Manager Sriwijaya Air Surabaya Hendrik Ardiansyah optimistis mampu meraih pencapaian seat load factor hingga 95% pada rute penerbangan dari dan ke Surabaya hingga akhir tahun ini.Dia mencatat tingkat keterisian sejumlah pesawat Sriwijaya pada rute Surabaya telah mencapai 90% pada bulan ini. Pertumbuhan jumlah penumpang paling banyak disumbang rute Surabaya-Kupang dengan seat load factor rata-rata hingga 98%.Hendrik mencatat pangsa pasar Sriwijaya Air untuk rute Surabaya kini mencapai 12%—13%. Dia juga mengklaim Sriwijaya mencatat on time performance (OTP) untuk penerbangan dari dan ke Surabaya sebesar 79,8%.“Kami hanya kalah dari Garuda untuk urusan OTP. Ke depan OTP ini akan lebih diprioritaskan untuk ditingkatkan guna menyambut ASEAN Open Sky pada 2015,” katanya. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top