Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI PENERBANGAN: AirAsia targetkan kenaikan 10% penumpang

TOULOUSE, Prancis--AirAsia memperkirakan kenaikan 10% jumlah penumpang menyusul penambahan pesawat jenis Airbus A320 dengan sayap Sharklets yang mampu menghemat bahan bakar 4%.
Bambang  Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 21 Desember 2012  |  21:57 WIB

TOULOUSE, Prancis--AirAsia memperkirakan kenaikan 10% jumlah penumpang menyusul penambahan pesawat jenis Airbus A320 dengan sayap Sharklets yang mampu menghemat bahan bakar 4%.

Chief Executive Offcer AirAsia Berhad Aireen Omar mengatakan penambahan kapasitas pesawat akan diikuti oleh kenaikan jumlah penumpang.

“Dengan penambahan kapasitas pesawat, destinasi baru, frekuensi penerbangan juga naik, tentu menambah jumlah penumpang. Pesawat baru datang tentu akan meningkatkan jumlah penumpang, sekurang-kurangnya 10%,” katanya seusai jumpa pers peluncuran Airbus A320 Sharklets di kantor Airbus Toulouse, Prancis, Jumat (21/12/2012).

AirAsia mulai mengoperasikan Airbus A320 yang dilengkapi dengan perangkat wing tip bernama sharklet. Pesawat pertama diterbangkan langsung dari markas Airbus di Toulouse, Prancis. AirAsia menjadi merupakan operator pertama yang mengoperasikan pesawat yang dapat menghemat bahan bakar lebih banyak ini.

“Seluruh pesawat A320 yang telah dipesan oleh AirAsia akan dilengkapi dengan sharklet dan dijadwalkan untuk dikirim mulai Desember 2012. Wing tip dengan desain terbaru ini dapat menghemat bahan bakar dan mengurangi emisi dengan meningkatkan aerodinamika pesawat secara signifikan,” jelas Aireen.

Dia menambahkan sayap sharklets mampu memangkas biaya pesawat sampai sekitar 4%. “Sharklet memungkinkan bertambahnya fleksibilitas sampai sekitar 100 nautical miles atau meningkatkan kapabilitas payload hingga 450 kilogram.”           

Menurut dia, pesawat Airbus A320 baru ini merupakan pesawat milik Grup AirAsia yang ke-115 dan akan digunakan untuk melayani rute penerbangan yang dimiliki oleh AirAsia Malaysia.   

“Keberhasilan AirAsia adalah karena struktur biaya yang teratur dan inisiatif biaya yang berkelanjutan. Kami yakin dengan melakukan hal tersebut [menggunakan A320 sharklets], dapat membantu AirAsia memangkas biaya pengeluaran dan memungkinkan kami meningkatkan pendapatan,” tutur Aireen.       

Dia menambahkan grup AirAsia menggunakan 100% Airbus A320 dan ada 33 unit pesawat lagi yang akan dikirim ke berbagai negara,  di mana Grup AirAsia beroperasi tahun depan.   

Chief Operating Office, Customers Airbus, John Leahy menambahkan AirAsia sebagai pelanggan terbesar A320 sangat tepat jika mendapatkan keuntungan dari teknologi sharklet yang dapat menghemat bahan bakar hingga 4%.

“Visi AirAsia adalah mewujudkan mimpi siapapun agar dapat terbang. Kini dengan A320 yang dilengkapi sharklet, AirAsia juga dengan bangga dapat menginformasikan kepada para penumpang bahwa mereka terbang menggunakan pesawat satu lorong yang paling ramah lingkungan di dunia,” jelasnya.  

Aireen menambahkan AirAsia telah memesan tambahan 100 pesawat Airbus A320 lagi, termasuk 36 jenis A320 ceo (current enginee option) dengan sharklet.

“Secara keseluruhan, AirAsia telah memesan 475 pesawat satu lorong dari Airbus, yang terdiri dari 264 A320 neo (new enginee option) dan 211 A320ceo. Pengiriman pesawat tambahan dijadwalkan sampai 2021.”   

Investasi 350 juta euro

Direktur Permasaran Airbus David Velupillai mengatakan AirAsia merupakan maskapai pengguna terbesar jenis A320 dibandingkan dengan airline lain. Sampai dengan akhir November 2012, AirAsia telah mengoperasikan sebanyak 475 pesawat A320.

“Pengguna terbanyak jenis A320 adalah ILFC (International Lease Finance Corporation) sebanyak 556 pesawat. Mereka menyewakan ke banyak maskapai atau korporasi. Untuk single airline, Airasia merupakan customer terbesar yang menggunakan A320  Family,” katanya dalam penjelasan kepada sejumlah media di kantor Airbus, Jumat, (21/12/2012).

Dia menambahkan dalam tiga tahun ke depan Airbus terus mengembangkan pesawat jenis A320 ini. Untuk 2012, A320 akan dilengkapi dengan sayap sharklets. Selanjutnya pada 2013, A320 menggunakan runway overrun protecton dan sistem navigasi on-board airport. Adapun, pada 2015 Airbus akan mengeluarkan A320 neo (New Enginee Option).

“Setiap tahun kami investasi untuk mengembangan A320 Family ini sebesar 350 juta euro,” jelasnya.(msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : M. Yunan Hilmi

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top