KINERJA MASKAPAI: Maskapai AS Cetak Laba Bersih US$1,4 Miliar, Delta Terdepan

WASHINGTON-Sembilan maskapai penerbangan penumpang terbesar AS secara total menuai laba bersih US$1,4 miliar dalam kuartal ketiga tahun ini.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 Desember 2012  |  07:07 WIB

WASHINGTON-Sembilan maskapai penerbangan penumpang terbesar AS secara total menuai laba bersih US$1,4 miliar dalam kuartal ketiga tahun ini.

 

Departemen Perhubungan AS (DoT) dalam sebuah laporan menyebutkan hasil tersebut mengungguli keuntungan tahun lalu sebesar US$902,2 juta dan juga jauh lebih baik daripada keuntungan kuartal sebelumnya sebesar US$670,2 juta.

 

Pada kuartal tersebut, Delta Airlines mengungguli saingan lainnya dengan laba bersih US$1.169,9 juta, sedangkan American Airlines mengalami rugi bersih sebesar US$256,9 juta.

 

Secara keseluruhan, sembilan maskapai penerbangan terkemuka itu juga membukukan laba operasional sebesar US$2,4 miliar dan marjin laba 6,4% di kuartal tersebut.

 

Delta Airlines di peringkat pertama dengan laba operasi US$1.461 juta, sedangkan ExpressJet Airlines mengambil tempat terakhir dengan hanya US$4 juta.

 

Alaska Airlines menikmati marjin laba tertinggi 18,7%, dibandingkan dengan 0,4% American Airlines, yang terendah di kuartal ketiga.

 

Laba usaha dihitung dari pendapatan operasi dan beban, sedangkan laba bersih termasuk pendapatan dan biaya non-operasional serta pajak penghasilan.

 

Sebagai bagian dari pendapatan kuartal ketiga, maskapai penerbangan terkemuka itu mengumpulkan total US$924 juta dalam biaya bagasi dan US$652 juta pada biaya perubahan pemesanan.

 

Kesembilan maskapai penerbangan itu adalah Southwest Airlines, Delta Airlines, United Airlines, American Airlines, US Airways, ExpressJet Airlines, JetBlue Airlines, Skywest Airlines dan Alaska Airlines.

 

Semua maskapai penerbangan ini membawa 77,5% dari penumpang udara AS pada kuartal ketiga 2012. (foto:theage.com.au/antara/xinhua/yus) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Newswire

Editor : David Eka Issetiabudi

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top