INDUSTRI NONMIGAS diharapkan genjot investasi baru

JAKARTA: Kementerian Perindustrian menargetkan pertumbuhan industri pengolahan nonmigas atau manufaktur mampu menggenjot investasi di dalam negeri.Menteri Perindustrian M.S. Hidayat menuturkan pada periode Januari-September 2012, nilai investasi penanaman
Muhamad Arsyad Paripurna
Muhamad Arsyad Paripurna - Bisnis.com 17 Desember 2012  |  11:24 WIB

JAKARTA: Kementerian Perindustrian menargetkan pertumbuhan industri pengolahan nonmigas atau manufaktur mampu menggenjot investasi di dalam negeri.Menteri Perindustrian M.S. Hidayat menuturkan pada periode Januari-September 2012, nilai investasi penanaman modal asing (PMA) industri nonmigas mencapai US$8,6 miliar, atau tumbuh 65,9% dibandingkan dengan periode yang sama 2011.Sementara itu, nilai investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada Januari-September 2012 mencapai Rp38,1 triliun, atau meningkat 40,19% dari periode yang sama tahun lalu."Namun, ini semua tidak lepas dari meningkatnya kegiatan produksi di sektor industri manufaktur," ujarnya dalam jumpa pers akhir tahun tentang kinerja sektor industri 2012 dan proyeksi pertumbuhan pada 2013 di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin (17/12/2012).Pencapaian pertumbuhan industri nonmigas sebesar 6,5% hingga triwulan III 2012 didukung oleh kinerja pertumbuhan sebagian besar kelompok industri nonmigas yang mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi.Pertumbuhan tertinggi dicapai subsektor industri pupuk, kimia, dan barang dari karet yang mencapai pertumbuhan sebesar 8,91%. Setelah itu, diikuti kelompok industri semen dan barang galian bukan logam yang tumbuh sebesar 8,75%.Adapun industri makanan, minuman, dan tembakau tumbuh 8,22%, industri alat angkutan, mesin, dan peralatannya sebesar 7,52%.Sementara itu, industri logam dasar besi dan baja tumbuh 5,70% serta industri tekstil, barang kulit, dan alas kaki tumbuh sebesar 3,64%.  (ra)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top