KILANG LNG TERAPUNG: Pemenang Lelang Desain Diumumkan Awal 2013

JAKARTA-- Inpex Masela Ltd, operator kilang gas alam cair/LNG Masela, Maluku, akan menentukan pemenang lelang desain rinci (Front End Engineering Design/ FEED) fasilitas kilang LNG terapung (Floating LNG/ FLNG) pada awal 2013. 
Fajrin
Fajrin - Bisnis.com 05 Desember 2012  |  20:23 WIB

JAKARTA-- Inpex Masela Ltd, operator kilang gas alam cair/LNG Masela, Maluku, akan menentukan pemenang lelang desain rinci (Front End Engineering Design/ FEED) fasilitas kilang LNG terapung (Floating LNG/ FLNG) pada awal 2013. 

Juru Bicara Inpex Alfred Manayang mengatakan untuk FEED fasilitas F LNG kilang Masela masih dalam proses lelang. Diperkirakan awal tahun depan sudah bisa ditentukan siapa pemenang lelang FEDD F LNG. 

“Kan ada yang FEED infrastruktur bawah laut dan ada yang FEED F LNG. Yang FEED F LNG itu masih pengadaan, nanti pada saatnya kami akan umumkan, mungkin awal tahun depan,” kata Alfred, Rabu (5/12). 

Setelah penunjukan pemenang lelang FEED fasilitas produksi untuk F LNG ini, maka gambaran yang jelas terkait investasi dan proses konstruksi akan bisa lebih jelas. Dengan begitu, perusahaan dan pemegang hak partisipasi lainnya di blok Masela ini memperoleh kepastian investasi yang akan dikeluarkan. 

Pasalnya, selama FEED ini belum tuntas, lanjut Alfred, pihaknya belum bisa menentukan FID (Final Investment Decision/ keputusan akhir investasi) lantaran belum ada gambaran yang jelas. 

Seperti diketahui, Inpex telah menunjuk PT Wood Group Indonesia, anak usaha John Wood Group Plc, perusahaan rekayasa teknik migas asal Inggris,  sebagai pemenang lelang untuk FEED rancang bangun infrastruktur bawah laut (subsea umbilicals, risers, dan flowlines/ SURF) kilang LNG. FEED untuk fasilitas bawah laut ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 12 bulan. 

Deputi Perencanaan Satuan Kerja Sementara Pelaksana Usaha Hulu Migas (SKSP Migas) Widhyawan Prawiraatmadja membenarkan Inpex masih melakukan lelang untuk seluruh paket (Front End Engineering Design/FEED) proyek kilang LNG terapung tersebut. 

Kemungkinan lelang akan selesai pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Penyelesaian FEED ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 1 tahun. Setelah FEED rampung, Inpex baru bisa memastikan kapan proyek Masela ini akan mulai beroperasi. Penentuan target penyelesaian proyek harus lebih hati – hati karena proyek ini yang pertama kalinya di Indonesia. (if)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top