Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRODUKSI MIGAS: Pertamina EP Targetkan Produksi Minyak 134.000 Barel

JAKARTA-PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) di usaha hulu minyak dan gas bumi, optimistis rata-rata produksi minyak bisa mencapai di atas 134.000 barel per hari.
Fajrin
Fajrin - Bisnis.com 08 November 2012  |  10:45 WIB

JAKARTA-PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) di usaha hulu minyak dan gas bumi, optimistis rata-rata produksi minyak bisa mencapai di atas 134.000 barel per hari.

Presiden Direktur PT Pertamina EP Syamsu Alam mengatakan saat ini rata-rata produksi minyak sekitar 127.900 barel per hari (bah). Dia berharap rata-rata produksi minyak bisa sampai pada angka 130.000 bph sampai akhir 2012 dan 134.000 bph pada 2013.

“Pada awal 2012, produksi minyak kita 123.000 bph, sekarang sekitar 127.900 bph atau 128.000 bph, naik sekitar 5.000 bph. Mudah-mudahan setidaknya tahun depan bisa naik 5.000 bph, sehingga produksi bisa di atas 134.000 bph,” katanya hari ini (8/11).

Dia menjelaskan produksi year to date memang sekitar 127.900 barel per hari. Namun diharapkan produksi minyak Pertamina EP bisa berada di angka 130.000 bph pada akhir tahun sesuai dengan target yang ditetapkan.

Beberapa waktu lalu, paparnya, memang sempat ada masalah pada Sumur Sukowati, sehingga produksi menurun sekitar Juli lalu. Namun hal itu sudah dapat teratasi sehingga tahun bisa depan bisa normal.

“Tahun depan kontribusi besar akan masuk dari Lapangan Bunyu sebesar 10.000 barel per hari”.

Sementara itu produksi gas Pertamina EP sampai September 2012 berada pada kisaran 1.048,9 MMscfd.

Produksi gas Pertamina EP telah mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya dalam lima tahun terakhir. Pada 2007 produksi gas mencapai 922 MMscfd, selanjutnya 2008 sebesar 1.003 MMscfd, 1.043 MMscfd (2009), 1.054 MMscfd (2010), 1.070 MMscfd (2011). (11/yus) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top