Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENERIMAAN PAJAK: Realisasi Pajak Penghasilan Mulai Menurun

JAKARTA: Realisasi target penerimaan pajak penghasilan tahun ini mulai menunjukkan penurunan dibandingkan tahun lalu.Data Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan menyatakan realisasi pajak penghasilan (PPh) non-migas per 28 September 2012 sebesar
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 09 Oktober 2012  |  21:33 WIB

JAKARTA: Realisasi target penerimaan pajak penghasilan tahun ini mulai menunjukkan penurunan dibandingkan tahun lalu.Data Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan menyatakan realisasi pajak penghasilan (PPh) non-migas per 28 September 2012 sebesar Rp284,07 triliun. Pencapaian tersebut baru 63,73% dari target Rp445,73 triliun yang ditetapkan dalam APBN-P 2012.Realisasi target per September tahun ini lebih kecil dari realisasi target pada periode yang sama tahun lalu yang sudah mencapai 71,26%.Direktur Potensi Kepatuhan dan Penerimaan Ditjen Pajak Pajak Amri Zaman mengatakan penerimaan PPh non-migas terpengaruh oleh penurunan kinerja beberapa perusahaan.“Pajak itu bergantung pada pasar juga. Kalau ada perusahaan yang ekspornya turun pasti pendapatannya turun dan berpengaruh ke pajak,” katanya ketika dihubungi bisnis, Selasa (9/10/2012).Namun, dia menjelaskan realisasi penerimaan pajak biasanya melonjak pada 3 bulan terakhir tahun anggaran.Amri mengatakan Ditjen Pajak akan berusaha keras meningkatkan realisasi penerimaan pajak penghasilan non migas hingga memenuhi target dan mendorong kenaikan penerimaan dari jenis pajak yang lain.Pengamat Pajak Fakultas Ekonomi UI Gunadi mengatakan Ditjen Pajak harus menggenjot penerimaan PPh migas untuk mengompensasi penurunan penerimaan PPh non migas.Berdasarkan realisasi sampai September, paparnya, rata-rata penerimaan pajak non migas setiap bulan masih di bawah 7% target dan kemungkinan besar tidak memenuhi 100% pada akhir tahun.“Walau penerimaan November dan Desember 2 kali lipat rata-rata bulanan, penerimaan [akhir tahun] baru 95%. Harus diusahakan agar PPh migas surplus,” ujarnya.Pemerintah menargetkan penerimaan PPh migas tahun ini Rp67,91 triliun dalam APBN-P 2012. Sampai 28 September 2012, realisasi penerimaan PPh migas telah mencapai Rp60,14 triliun atau 88,55% dari target.Pencapaian tersebut meningkat dari realisasi penerimaan pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp50,97 triliun atau 78,15% dari target APBN 2011 yang sebesar 65,23 triliun.Sebelumnya, Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengungkapkan sejumlah perusahaan mulai mengajukan surat permintaan pengurangan setoran PPh masa (PPh pasal 25) untuk mengantisipasi penurunan penerimaan di akhir tahun.Penurunan penerimaan PPh badan terjadi di hampir semua sektor usaha, khususnya pada industri pengolahan dan pertambangan. (if)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Wan Ulfa Nur Zuhra

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top