Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SURPLUS LISTRIK: PLN JATIM gencar jualan daya secara keliling

SURABAYA: PT PLN Distribusi Jawa Timur menggencarkan pemasaran daya listrik secara keliling, menyusul akan  beroperasinya PLTU Tanjung Awar-Awar berkapasitas 360 mega watt (MW) yang mengakibatkan terjadinya surplus listrik di provinsi itu sekitar
News Editor
News Editor - Bisnis.com 31 Mei 2012  |  09:22 WIB

SURABAYA: PT PLN Distribusi Jawa Timur menggencarkan pemasaran daya listrik secara keliling, menyusul akan  beroperasinya PLTU Tanjung Awar-Awar berkapasitas 360 mega watt (MW) yang mengakibatkan terjadinya surplus listrik di provinsi itu sekitar 4.000 MW pada Desember mendatang.Sementara selama kuartal I tahun ini BUMN kelistrikan tersebut memperoleh tambahan 200.000 pelanggan baru, sehingga total menjadi 8 juta pelanggan diantaranya 92% kategori rumah tangga.Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim Nurdajanto menyebutkan tingkat pertumbuhan jumlah pelanggan BUMN tersebut beberapa tahun terakhir 11%/tahun, tetapi masih mengalami surplus daya listrik. Soalnya, ketersediaan daya listrik saat ini tercatat 6.500 MW, sedangkan beban puncaknya 4.000 MW.Menurut dia, surplus daya listrik di Jatim pada akhir tahun ini diperkirakan meningkat lagi menjadi sekitar 4.000 MW, menyusul beroperasinya beberapa pembangkit seperti PLTU Tanjung Awar-Awar di Tuban dengan kapasitas 360 MW dan Paiton VIII.“Pada Desember mendatang ketersediaan daya listrik di Jatim bakal naik lagi menjadi sekitar 8.100 MW, maka mulai sekarang kami menggencarkan pemasaran secara berkeliling agar daya listrik yang ada tidak idle,” ujarnya, hari ini.Selain itu, lanjut Nurdajanto, pihaknya juga meningkatkan kualitas layanan atas permintaan pasang baru maupun perubahan daya listrik dengan biaya secara transparan melibatkan 16 area dan 113 rayon di seluruh Jatim. Biaya pasang baru dengan daya 450 volt ampere (VA) senilai Rp337.500, 900 VA Rp675.000, 1.300 VA Rp975.000, 2.200 VA Rp1,650 juta.Sementara permintaan tambahan daya listrik dari pelanggan industri disebutkan terus meningkat, menyusul penambahan kapasitas produksi dari sejumlah industri manufaktur antara lain peleburan baja, pabrik semen, pakan ternak.Sebagai contoh, PT Semen Gresik sejak April lalu mengoperasikan satu unit pabrik baru berkapasitas 2,5 juta ton/tahun dan PT Holcim Indonesia pun tengah membangun pabrik semen berkapasitas 1,8 juta ton/tahun yang diproyeksikan rampung pertengahan 2013.“Pengajuan tambahan daya dari sejumlah pelanggan industri tahun ini kami penuhi, sehingga penjualan kami hingga akhir Desember mendatang ditargetkan naik menjadi 28 juta mega watt hour (MWh) dibandingkan 2011 sebanyak 24 juta MWh,” papar Nurdajanto.  (faa)

 

BERITA LAINNYA:


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Adam A. Chevny

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top