Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengawasan PRODUK IMPOR akan diperketat

BANGKOK: Indonesia akan memperketat pengawasan atas produk impor yang sebagian di antaranya tidak menghormati ketentuan di Tanah Air seperti kesehatan dan norma perlindungan konsumen lainnya.
M. Sofi’I
M. Sofi’I - Bisnis.com 30 Mei 2012  |  21:23 WIB

BANGKOK: Indonesia akan memperketat pengawasan atas produk impor yang sebagian di antaranya tidak menghormati ketentuan di Tanah Air seperti kesehatan dan norma perlindungan konsumen lainnya.

 

Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan, mengatakan sebagian produk impor terbukti tidak menghormati ketentuan di Indonesia seperti kewajiban mencantumkan Bahasa Indonesia dalam petunjuk penggunaan barang dan lolos standar kesehatan kesehatan.

“Ternyata banyak ditemukan ratusan produk pangan yang melanggar ketentuan. Ini perlu ditegakkan peraturannya guna melindungi konsumen kita,” katanya, Rabu 30, Mei 2012.

Menurutnya, langkah penegakan hukum itu bukan berarti Indonesia menolak barang dari luar negeri.

 

Pemerintah, ujar Gita, meminta produk yang masuk ke Tanah Air juga sesuai dengan standar produk yang boleh beredar.

 

Kondisi itu, kata Mendag, bisa juga memberi arena berusaha yang adil bagi produsen di dalam negeri yang juga memikul kewajiban yang sama.

 

“Jadi kami bukan anti impor. Kami hanya meminta produk impor menghormati ketentuan yang ada.”

 

Selain itu, Gita mengakui pemerintah perlu meningkatkan kepedulian konsumen pada produk dalam negeri.

 

Pada saat ini, masyarakat lebih banyak menempatkan harga yang murah dalam pertimbangan pembelian produk.  (ra)

 

BACA JUGA:

Skandal bola Liga Italia

Tender 3G molor, pemerintah bisa kena sanksi

Grasi Corby, apakah ada deal RI dengan Australia?

Sweeping software bajakan, BSA digugat

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top