Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PRODUKSI BATU BARA: Tahun depan direncanakan mendekati 500 juta ton

JAKARTA: Pemerintah telah menerima rencana produksi batu bara dari seluruh perusahaan yang totalnya mencapai lebih dari 450 juta ton pada 2013. Angka ini jauh melebihi rencana produksi pemerintah sebelumnya sebesar 337 juta ton.Direktur Pembinaan Pengusahaan
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 15 Mei 2012  |  15:08 WIB

JAKARTA: Pemerintah telah menerima rencana produksi batu bara dari seluruh perusahaan yang totalnya mencapai lebih dari 450 juta ton pada 2013. Angka ini jauh melebihi rencana produksi pemerintah sebelumnya sebesar 337 juta ton.Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu bara Kementerian ESDM Edi Prasodjo mengatakan diperlukan suatu regulasi untuk mengerem produksi batu bara agar tidak dilakukan secara besar-besaran.“Nanti akan ada pengaturan batu bara. Dari sisi produksi, saat ini sudah sangat berlebihan, sementara sebagian besar masih diekspor. Untuk 2013 kami sudah menerima rencana produksi di atas 450 juta ton, sudah hampir 500 juta ton,” ujarnya ketika ditemui di sela-sela acara diskusi tambang yang diselenggarakan Perhimpunan Mahasiswa Pertambangan (Permata) Indonesia, hari ini.Edi mengatakan pengendalian produksi batu bara sedang dibicarakan dengan kementerian terkait. Bentuknya nanti, lanjutnya, belum ditentukan apakah akan memberlakukan bea keluar untuk ekspor (seperti halnya 14 komoditas mineral), memberlakukan kuota ekspor, atau bentuk-bentuk lainnya.“Kami lagi mau bahas, bentuknya bisa beberapa bentuk,” ujarnya.Sebelumnya, berdasarkan data Kementerian ESDM (status Maret 2012), tahun ini produksi batu bara nasional diperkirakan 332 juta ton, lalu pada 2013 menjadi 337 juta ton, dan pada 2014 menjadi 342 juta ton. Sebagian besar bahkan lebih dari 70% total produksi itu, masih diekspor. Menurut Edi, tahun ini saja produksi bisa menembus angka 350 juta ton.“Tahun ini rencana pemerintah cuma 330-an juta ton, tapi realisasinya mungkin akan melewati 350 juta ton. Tahun lalu saja sudah di atas 330 juta ton, sebagian besar masih diekspor,” ujar Edi.(api) 

 

JANGAN LEWATKAN:

>>Jakarta Stocks Decline 1.48% In Today's Closing Session

>> MARKET CLOSING—IHSG Anjlok 61,07 Poin

>> TRAGEDI SUKHOI: Penyebar  Foto Palsu Terancam  Denda Rp12 Miliar!

>> Sinyal negatif di bursa Asia menguat 

>> BBJ Targetkan Kontrak Kakao Tembus 300.000 Ton

>> 5 Kanal TERPOPULER Bisnis.com


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top