Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BAHAN BAKU PAKAN: Indonesia butuh 150.000 ton tepung ikan per tahun

JAKARTA: Industri perikanan nasional membutuhkan produksi minimal 150.000 ton tepung ikan setiap tahun guna mereduksi ketergantungan bahan baku pakan yang masih didominasi melalui mekanisme impor.Ketua Bidang Akuakultur Asosiasi Produsen Pakan Indonesia
Gajah Kusumo
Gajah Kusumo - Bisnis.com 11 Mei 2012  |  18:02 WIB

JAKARTA: Industri perikanan nasional membutuhkan produksi minimal 150.000 ton tepung ikan setiap tahun guna mereduksi ketergantungan bahan baku pakan yang masih didominasi melalui mekanisme impor.Ketua Bidang Akuakultur Asosiasi Produsen Pakan Indonesia Denny Indrajaya mengungkapkan kapasitas produksi tepung ikan di Indonesia hanya sekitar 45.000 ton, atau 30% dari total kebutuhan setiap tahun. Indonesia masih sangat mengandalkan tepung ikan impor dari Thailand dan Vietnam.Menurut Denny, industri perikanan nasional sangat membutuhkan investasi pabrik pengolahan limbah ikan menjadi tepung ikan guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan pakan ikan dan udang yang terus tumbuh 10%—15% per tahun.Denny menargetkan produksi pakan ikan tahun ini dapat mencapai 1,3 juta ton, terdiri dari produksi pakan ikan sebesar 900.000 ton dan 400.000 ton pakan udang. Hingga kini, harga rata-rata pakan ikan Rp 6.000 per kilogram dan harga pakan udang Rp 9.000 per kilogram.“Target produksi itu bisa tercapai kalau tidak terkendala hujan. Tingginya produksi pakan ternak akan sangat memengaruhi produksi perikanan dan udang tahun ini,” ungkapnya kepada Bisnis hari ini.Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan produksi sektor perikanan budidaya dapat mencapai  5 juta ton tahun ini, naik 56% ketimbang pencapaian tahun lalu sebesar 3,2 juta ton. Ketersediaan bahan baku pakan sangat menentukan pencapaian target produksi perikanan budidaya tahun ini.Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo mengungkapkan impor bahan baku pakan telah mencapai 35% dari total impor produk perikanan. KKP menjamin terjaganya disparitas harga pakan lokal dan impor agar petambak tetap dapat berbudidaya.Menurut Cicip, produksi bahan baku pakan ikan dan udang perlu ditingkatkan di dalam negeri. Namun, hingga kini pengembangan produksi tepung ikan masih didominasi oleh perusahaan skala kecil menengah dengan menggunakan teknologi penepungan yang masih sederhana. Produksi tepung ikan nasional memang diarahkan untuk memanfaatkan bahan sisa dari industri ikan.Kebutuhan pakan ikan serta udang selama ini dipenuhi dari sejumlah sentra produksi tepung ikan yang berada di Jawa Timur dan Bali. Hingga kini sudah ada sekitar 30 usaha industri tepung ikan yang beroperasi di Indonesia. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top