Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KELANGKAAN AIR: Pemerintah bangun Bendungan Kolhua di NTT

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum segera membangun Bendungan Kolhua di Nusa Tenggara Timur untuk mengatasi kelangkaan sumber air di Kota Kupang, dengan alokasi anggaran sebesar Rp425miliar.Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) NTT II Kementerian
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 09 Mei 2012  |  17:29 WIB

JAKARTA: Kementerian Pekerjaan Umum segera membangun Bendungan Kolhua di Nusa Tenggara Timur untuk mengatasi kelangkaan sumber air di Kota Kupang, dengan alokasi anggaran sebesar Rp425miliar.Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) NTT II Kementerian PU Charisal A. Manik mengatakan bendungan ini diprioritaskan untuk memasok pemenuhan kebutan air bersih di ibu kota Provinsi NTT tersebut.Sebab, masih banyak masyarakat Kupang yang mengalami kesulitan mengakses air bersih. Saat ini saja dari 51 PDAM yang ada, masih terdapat 65,1% penduduk Kupang yang belum terlayani air bersih.“Selama ini pembagian air bersih masyarakat masih dijatah atau digilir. Melalui Kolhua, penyediaan air minum Kota Kupang akan terkoneksi dengan jaringan transmisi yang mampu melayani hampir seluruh wilayah di 8 kecamatan,” ujarnya seperti dikutip dari website resmi Kementerian PU, hari ini.Rencananya pembangunan akan dilaksanakan tahun depan dengan target pembangunan selama tiga tahun anggaran. Untuk tahap pertama, anggaran yang akan disiapkan sebesar Rp150 miliar diperuntukan pekerjaan awal meliputi pembuatan jalan masuk, terowong pengelak, pelimpah samping, intake, bendungan pengelak dan bangunan pengambilan serta pekerjaan mekanikal.Seperti pembangunan infrastruktur lainnya, pembebasan lahan masih menjadi kendala dalam proses pengerjaan bendungan yang diperkirakan mampu menampung 16,7 miliar3/tahun yang selama ini terbuang ke laut.Setidaknya, masih ada 39 KK pemilik lahan yang berada di areal waduk. Oleh karena itulah, PU meminta dukungan dari pemerintah daerah untuk mempercepat proses pembebasan lahan. “Beruntung pemda telah mengalokasikan APBD untuk pembangunan waduk ini,” ucapnya.Menurutnya, NTT masih membutuhkan banyak waduk dan situ untuk menampung air hujan yang melimpah di saat hujan sehingga bisa dimanfaatkan pada musim kemarau.Diprediksikan, hingga 5 tahun ke depan masalah kebutuhan air bersih bagi penduduk Kota Kupang dan sekitarnya masih belum memadai meski Bendungan Kolhua telah beroperasi, kecuali infrastruktur air yang dibutuhkan telah tersedia.Menurutnya potensi pembangunan waduk di NTT masih ada sekitar 75 buah yang tersebar di 3 pulau yakni Flores, Sumba, dan Timor. Sementara Kolhua dan tiga bendungan lainnya yaitu Tilong, Aesesa/Mbay, dan Raknamo sebetulnya telah didesain sejak 1996. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top