Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BIOENERGI dari hasil hutan dikembangkan

JAKARTA: Kementerian Kehutanan berencana menyusun roadmap pengembangan bioenergi yang diperoleh dari hasil hutan kayu dan sebagai langkah awal pembangunan hutan tanaman industri (HTI) penghasil energi akan didorong.Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan
Gajah Kusumo
Gajah Kusumo - Bisnis.com 08 Mei 2012  |  17:36 WIB

JAKARTA: Kementerian Kehutanan berencana menyusun roadmap pengembangan bioenergi yang diperoleh dari hasil hutan kayu dan sebagai langkah awal pembangunan hutan tanaman industri (HTI) penghasil energi akan didorong.Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Keteknikan dan Pengolahan Hasil Hutan Kemenhut Putera Parthama mengungkapkan peluang pengembangan bioenergi sangat menjanjikan mengingat melimpahnya hasil kayu bernilai kalori tinggi seperti Kaliandra dan Sengon.Bahkan, limbah industri kayu juga dapat disulap sebagai bahan bakar kebutuhan pembangkit, bahan bakar otomotif, hingga kebutuhan rumah tangga.Bahan baku woodpellet, misalnya, dapat diperoleh dari limbah industri penggergajian, limbah tebangan, dan limbah industri kayu lainnya.Hasil olahan kayu dapat dikemas dalam bentuk pellet yang berdiameter 6 - 10 mm dan panjang 10 - 30 mm. Dengan Kadar abu yang rendah sekitar 0,5%, woodpellet mengandung tingkat kapasitas energi hingga  4,7 kWh per kilogram atau 19,6 gigaloule per milligram."Kemenhut pernah diminta untuk menyanggupi besaran kemampuan dalam menyediakan energi alternatif pengganti fosil. Untuk itu, kami sedang menyusun roadmap agar pengembangannya lebih terarah," ujarnya, Selasa 8 Mei 2012.Kemenhut juga akan mendorong pemegang izin HTI dan HPH menyisihkan 10% lahan hutan tanaman industri untuk memproduksi tanaman kayu penghasil bioenergi.Pemerintah akan memberikan sejumlah insentif baik untuk investasi pembangunan pabrik maupun pengembangan dan penguasaan teknologi pendukung.Putera mengakui hingga kini upaya-upaya dalam mendorong pemanfaatan hutan sebagai lumbung bioenergi belum berlangsung sistematis.Bahkan, feedstock masih sangat terbatas dengan teknologi estherifikasi dan transesterifikasi belum tuntas.  (ra)

 

>>BACA JUGA

BMW luncurkan 2 varian baru


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top