PEKERJAAN UMUM: Kerusakan jalan semakin parah

 
Linda Tangdialla
Linda Tangdialla - Bisnis.com 18 April 2012  |  17:17 WIB

 

 

JAKARTA: Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto meminta pemanfaatan jalan nasional dan arteri di Jakarta mematuhi UU Jalan terkait batasan beban jalan, menyusul makin tingginya kerusakan jalan akibat beban berlebih.

 

Menurutnya, saat ini banyak jalan di Jakarta dan jalan nasional di wilayah lainnya yang telah melampaui kapasitas beban muatan jalan. Utamanya, yaitu di ruas lintas industri seperti Tanjung Priok, dan lokasi industri bongkar muat lainnya.

 

Beban muatan berlebih tersebut, selain menimbulkan tingkat kerusakan, memperpendek usia jalan, serta menimbulkan efek kemacetan panjang. Bahkan, ancaman kerusakan akibat beban berlebih juga sudah mulai masuk ke ruas tol dalam kota.

 

“Korelasinya, jika disatu ruas jalan rusak kecepatan berkurang, dan berimbas pada ruas yang terintegrasi lainnya. Ini yang ingin kita kurangi,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 18 April 2012.

 

Djoko menjelaskan berdasarkan aturan yang berlaku, maksimal kendaraan dengan sumbu, maksimal beban muatannya 10 ton. Sayangnya, banyak kendaraan yang justru bebannya lebih dari angka ideal tersebut tanpa menambah jumlah sumbu yang dipakai.

 

Akibatnya, usia jalan yang semula diperkirakan mencapai 10 tahun, bisa berkurang kualitasnya dalam lima tahun saja.  Formulanya adalah beban dibagi standar dipangkat  empat.(msb)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Mia Chitra Dinisari

Editor : Novita Sari Simamora

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top