Asuransi jembatan Kukar bisa diklaim jika penyebabnya alam

JAKARTA: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengasuransikan Jembatan Kutai Kartanegara yang runtuh Sabtu 26 November dengan ganti rugi sebesar Rp110 miliar.Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengatakan asuransi tersebut hanya dapat diklaim
Andhina Wulandari
Andhina Wulandari - Bisnis.com 01 Desember 2011  |  17:19 WIB

JAKARTA: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mengasuransikan Jembatan Kutai Kartanegara yang runtuh Sabtu 26 November dengan ganti rugi sebesar Rp110 miliar.Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari mengatakan asuransi tersebut hanya dapat diklaim bila jembatan runtuh secara alamiah dan bukan akibat kesalahan manusia.“Kalau roboh karena human eror, asuransi jembatan sebesar Rp 110 miliar tidak bisa diklaim,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat bersama Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perhubungan, Basarnas, PT Hutama Karya, PT Perencana Jaya, dan PT Bukaka di Komisi V DPR RI, hari ini.Oleh karena itulah, Rita meminta agar pemerintah segera melakukan investigasi secara mendalam untuk mengetahui secara detail penyebab utama runtuhnya jembatan yang menghubungkan Tenggarong Seberang, Tenggarong, dan Kabupaten Kutai Karatenegara tersebut.Namun sayangnya Rita mengaku lupa dengan asuransi yang memberikan perlindungan terhadap pembangunan infrastruktur jembatan sepanjang 710 meter tersebut. “Saya agak lupa namanya tapi yang pasti perusahaan lokal,” ucapnya.Selain itu, untuk mengganti jembatan yang runtuh, Kabupaten Kutai akan membangun dua jembatan pengganti.Jembatan pertama berada sekitar 12 km dari lokasi jembatan yang ambruk dengan anggaran sekitar Rp100 miliar. Kedua, jembatan yang berlokasi sekitar 1 km di belakang jembatan Mahakam II dengan anggaran Rp350 miliar“Kami sudah ketok anggaran Rp100 miliar untuk jembatan baru yang akan dibangun 2012, harap ada bantuan dari pemerintah pusat.” (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Dewi Andriani

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top