Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OECD: Perekonomian RI terbesar di Asean

JAKARTA: Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi menjadi yang terbesar di antara negara lain di Asia Tenggara. Pertumbuhan regional sendiri diprediksi tumbuh pesat untuk 5 tahun ke depan.Bloomberg melaporkan hal itu terkait dengan laporan Organization
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 29 November 2011  |  20:25 WIB

JAKARTA: Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi menjadi yang terbesar di antara negara lain di Asia Tenggara. Pertumbuhan regional sendiri diprediksi tumbuh pesat untuk 5 tahun ke depan.Bloomberg melaporkan hal itu terkait dengan laporan Organization for Economic Cooperation and Development (OEDC).Lembaga itu memprediksi pertumbuhan ekonomi regional Asia Tenggara dipicu permintaan domestik yang mendongkrak ekspansi sehingga menjaga kondisi dari penurunan ekonomi global.OEDC, dalam laporan ekonomi Asia Tenggara hari ini, memprediksi rerata pertumbuhan produk domestik bruto (GDP) Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam akan tumbuh sekitar 5,6% sepanjang 2012--2016.“Pertumbuhan ekonomi regional akan didukung permintaan domestik, yang akan membentuk ketahanan terhadap goncangan eksternal,” ujar OECD dalam laporan tersebut.Namun, laporan itu juga menambahkan perlunya kewaspadaan terhadap manajemen perekonomian untuk menghadapi ektidakpastian global dan bencana alam.Saat ini, pemimpin Asia juga meningkatkan usaha untuk mempertahankan perekonomian domestik mereka terhadap kemungkinan resesi di Eropa yang mengancam permintaan ekspor yang dapat menurun.Pemangkasan suku bunga Bank Indonesia bulan ini ke level terendah, banjir besar Thailand, dan badai di Filipina berdampak pada pertumbuhan ekonomi beberapa negara tersebut, yang memberikan tekanan terhadap suku bunga pinjaman.Beberapa pengembangan di pasar global membuat keputusan Bank Indonesia terhadap suku bunga dan nilai tukar menjadi "semakin kompleks," ujar Perry Warjiyo, Direktur Riset Ekonomi Bank Indonesia.Menurut OECD, ketidakpastian global notabene, menurunnya keyakinan terhadap kebijakan fiskal AS, dan berlanjutnya krisis Eropa, membuat bayangan gelap di atas perekonomian Asia.“Terjadinya banjir yang tidak disangka menambah faktor risiko terhadap pengembangan jangka pendek di Thailand," tulis laporan OECD.Surplus anggaran regional juga diprediksi akan turun ke level 4,2% terhadap GDP pada 2016, dari posisi sebelumnya 6,5% sepanjang 2003--2007.Laporan itu juga menilai penurunan ditengarai disebabkan tingginya angka impor yang menahan pertumbuhan ekspor. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top