Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Produksi rendah, impor gula masih wajar

KUTA: Menteri Pertanian Suswono menyatakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri dengan mengimor gula sebanyak 500.000 ton masih wajar.Berdasarkan hasil taksasi gula, lanjutnya, memang diperlukan tambahan melalui pemenuhan kuota
Matroji
Matroji - Bisnis.com 29 November 2011  |  13:42 WIB

KUTA: Menteri Pertanian Suswono menyatakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri dengan mengimor gula sebanyak 500.000 ton masih wajar.Berdasarkan hasil taksasi gula, lanjutnya, memang diperlukan tambahan melalui pemenuhan kuota impor. Tercatat, kebutuhan di Indonesia mencapai 2,7 juta ton/tahun. “Sementara, produksinya hanya sebesar 2,2 juta ton/tahun,” katanya susai membuka rapat koordiansi teknis bidang peternakan dan kesehatan hewan di Kuta Kabupaten Badung, Bali hari ini.Berdasarkan data Bisnis, harga gula di pasar dunia masih relatif mahal. Bahkan untuk pengapalan Maret 2012 masih berkisar US$620-US$630/ton FOB (harga di negara asal, belum termasuk biaya pengapalan dan pengiriman).Sebelumnya Wakil Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Gula Indonesia, Adig Suwandi mengatakan pada 2012 Indonesia berpotensi mengalami defisit gula konsumsi sekitar 400.000-500.000 ton menyusul turunnya produksi selama masa giling 2011 yang diperkirakan hanya mencapai 2,15 juta ton.Hingga akhir masa giling, lanjutnya, produksi gula masih akan bertambah sekitar 40.000 ton, sehingga total produksi gula tahun ini mencapai sekitar 2,15 juta ton atau lebih rendah dari produksi 2010 yang mampu mencapai 2,3 juta ton. “Penurunan terjadi secara menyeluruh pada hampir semua perusahaan gula.”Sementara itu, sejumlah perusahaan badan usaha milik negara yang menangani pergulaan akan menurunkan angka prognosa produksi gula BUMN 2011 menjadi 1,3 juta ton dari target sebelumnya yang sebesar 1,7 juta ton. Jumlah produksi gula BUMN 2011 hanya akan tercapai sebesar 1,36 juta ton atau 78,42% dari target Rencana Kerja Anggaran Pemerintah (RKAP) 2011 sebesar 1,7 juta ton.Para BUMN gula ini sepakat rendahnya capaian produksi gula BUMN dipengaruhi oleh belum idealnya pertumbuhan tebu pada 2011. Bila menilik para BUMN gula yang ada, mayoritas dari pada BUMN gula itu menurunkan prognosa produksi gula pada 2011. (arh)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top