Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinclongnya penjualan mobil angkat penjualan ban

JAKARTA: Seiring dengan penjualan mobil nasional yang mengalami pertumbuhan pada Oktober 2011, penjualan ban untuk kendaraan roda empat di pasar domestik juga mengalami tren peningkatan.Pada bulan lalu, pasar mobil secara nasional membukukan total penjualan
Rahmatullah
Rahmatullah - Bisnis.com 24 November 2011  |  18:04 WIB

JAKARTA: Seiring dengan penjualan mobil nasional yang mengalami pertumbuhan pada Oktober 2011, penjualan ban untuk kendaraan roda empat di pasar domestik juga mengalami tren peningkatan.Pada bulan lalu, pasar mobil secara nasional membukukan total penjualan 86.345 unit atau jauh lebih baik dibandingkan dengan pencapaian pada bulan sebelumnya yang hanya 80.027 unit kendaraan.Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI) melaporkan pertumbuhan penjualan ban pada bulan lalu tak hanya terjadi pada ban untuk keperluan replacement, tetapi juga pada original equiptment.Pada Oktober 2011, penjualan ban untuk keperluan penggantian kendaraan roda empat tercatat sebanyak 985.000 unit atau tumbuh sekitar 5,12% dibandingkan dengan September 2011 yang membukukan 937.000 unit.Adapun, penjualan ban untuk original equipment pada bulan lalu tercatat sebanyak 421.000 unit atau tumbuh sekitar 8,78% dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya membukukan 387.000 unit.Dari data anggota APBI, pertumbuhan ternyata tak hanya terjadi untuk penjualan ban domestik, melainkan juga ekspor yang tercatat sebanyak 2,953 juta unit.Angka ini sedikit lebih baik dibandingkan dengan catatan bulan sebelumnya 2,803 juta unit. (Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top