Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Jatim diprediksi turun 0,2%

SURABAYA: Pertumbuhan ekonomi Jatim tahun depan diperkirakan lebih rendah dibandingkan dengan tahun ini.Soekowardojo, Kepala Bidang Ekonomi Moneter Kantor Bank Indonesia Surabaya, memprediksi pertumbuhan ekonomi Jatim pada 2012 hanya mencapai 6,9%-7,1%,
News Editor
News Editor - Bisnis.com 15 November 2011  |  16:59 WIB

SURABAYA: Pertumbuhan ekonomi Jatim tahun depan diperkirakan lebih rendah dibandingkan dengan tahun ini.Soekowardojo, Kepala Bidang Ekonomi Moneter Kantor Bank Indonesia Surabaya, memprediksi pertumbuhan ekonomi Jatim pada 2012 hanya mencapai 6,9%-7,1%, atau melemah 0,2%."Kalau bisa tumbuh 7% saja menurut saya sudah luar biasa," katanya kepada wartawan, hari ini.Pada akhir tahun ini, dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Jatim berkisar 7,2%-7,3%.Menurutnya, perlemahan pertumbuhan ekonomi ini merupakan pengaruh perekonomian dunia akibat krisis ekonomi yang menghantam Amerika Serikat dan Eropa."Saya rasa Eropa dalam satu hingga tahun ke depan masih kesulitan memulihkan diri [dari krisis ekonomi], sehingga bagaimanapun kita juga pasti merasakan dampaknya," ujarnya.Lesunya perekomian global ini, katanya, juga akan menyebabkan inflasi inti yang tidak terlalu tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang relatif rendah. Namun, dia belum bisa mengungkapkan perkiraan tingkat inflasi Jatim tahun depan."Masih banyak hal yang harus dipertimbangkan, seperti rencana kenaikan tarif dasar listrik dan Bahan Bakar Minyak," jelasnya.Idealnya, menurutnya, inflasi Jatim berada pada kisaran 3,5%-5,5% seperti komitmen pemerintah untuk inflasi nasional.BPS Jatim mencatat laju inflasi  provinsi tersebut periode Januari hingga Oktober 2011 mencapai 2,97%, sementara pertumbuhan ekonomi hingga September tahun ini mencapai 7,12%. (24/tw) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Bunga Citra Arum N

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top