Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rolls Royce pegang perawatan mesin Garuda

 
nonaktive - Arif Gunawan Sulistyono
nonaktive - Arif Gunawan Sulistyono - Bisnis.com 14 November 2011  |  13:18 WIB

 

DUBAI: Maskapai penerbangan Garuda Indonesia meneken kerja sama dengan pabrikan Rolls Royce untuk perawatan mesin pesawat Airbus A330.
 
Penandatangan kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Emirsyah Satar dengan John Williams, VP Customer Business South East Asia Rolls Royce, didampingi Direktur Utama PT GMF AeroAsia Richard Budihadianto di booth milik Rolls Royce pada Dubai Airshow 2011, Minggu.
 
Emirsyah mengatakan penandatanganan kerja sama dengan Rolls Royce ini untuk merawat mesin pesawat Airbus 330 milik Garuda. 
 
"Kami sudah ada 13 pesawat Airbus yang pakai mesin Rolls Royce, dan nantinya menjadi 20 unit pada empat tahun ke depan. Semua perawatan diserahkan kepada Rolls Royce," katanya.
 
Menurut Emirsyah, tugas Rolls Royce merawat mesin dengan biaya per jam, termasuk monitoring kondisi mesin. "Garuda akan lebih efisien dalam hal maintenance karena kami bayar berdasarkan berapa jam dipakai," tutur Emirsyah.
 
Emirsyah mengatakan bagi Garuda kerja sama dengan Rolls Royce ini menguntungkan karena pembayaran sesuai penggunaan saja sehingga lebih efisien.
 
John William mengatakan Rolls Royce mendapat permintaan dari Garuda Indonesia senilai US$280 juta untuk Trent 700, jenis mesin power untuk dua pesawat Airbus 330 milik Garuda. 
 
Sebagai tambahan, Garuda juga menyatakan akan menambah permintaan mesin Trent 700 untuk enam mesin dari tiga Airbus 330s. Seluruh pesawat akan didukung perawatan TotalCare dari Rolls Royce.
 
"Garuda Indonesia merupakan customer berharga bagi Rolls Royce dan kami berharap Garuda tetap mempercayai jasa teknologi Rolls Royce termasuk perawatannya. Kontrak ini menjadi pemimpin secara nilai untuk mesin Trent 700 yang khusus di desain untuk A 330," kata John.
 
Trent 700 merupakan mesin yang khusus di desain untuk pesawat A330 dan menjadi pemimpin pasar pesawat dengan lebih dari 1.400 unit untuk jasa dan permintaan. Setidaknya ada lebih dari 75% permintaan baru dalam 3 tahun terakhir. (arh)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top