Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PLN diperbolehkan impor gas dari Iran

 
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 14 November 2011  |  15:55 WIB

 

JAKARTA: Pemerintah menegaskan tidak melarang langkah PT Perusahaan Listrik Negara untuk menjajaki impor gas dari berbagai negara, termasuk dari Iran yang memiliki cadangan gas terbesar kedua di dunia. 
 
Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo mengatakan impor gas tidak ‘haram’ dilakukan. Pemerintah mendukung impor gas selama masih lebih murah daripada menggunakan BBM untuk bahan bakar pembangkit listrik. 
 
"Impor gas itu ngga haram, ngga salah waktu Pak Dahlan Iskan bilang PLN ingin impor. Kalau dari Iran bisa dapat US$5 per juta Btu, ya why not? Gasnya Iran itu nomor dua terbesar di dunia, yang penting semua itu menguntungkan bagi rakyat," ujarnya di sela-sela acara diskusi Kebijakan Energi Pro Rakyat hari ini. 
 
Anggota Komisi VII DPR Sohibul Iman dari fraksi PKS berpendapat memang langkah itu tidak diharamkan, tapi hal itu harus dibuat dalam perencanaan yang matang. 
 
Artinya, jangan sampai PLN impor gas bukan karena harga gas yang lebih murah, tapi justru karena tidak mendapat pasokan gas dari domestik. 
 
"Betul [impor gas] tidak haram, tapi buatlah dalam kerangka perencanaan yang matang. PLN itu kan impor gas karena tidak dapat gas dari dalam negeri," ujarnya. (sut)

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top