Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi dunia demam, RI optimistis tumbuh di atas 6,5%

JAKARTA: Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional masih tetap kuat pada pengujung tahun ini, meskipun ada kekhawatiran terhadap prospek ekonomi dunia masih tinggi.Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi A. Johansyah mengatakan pertumbuhan
Saeno
Saeno - Bisnis.com 10 November 2011  |  16:49 WIB

JAKARTA: Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional masih tetap kuat pada pengujung tahun ini, meskipun ada kekhawatiran terhadap prospek ekonomi dunia masih tinggi.Kepala Biro Humas Bank Indonesia Difi A. Johansyah mengatakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2011 mencapai 6,5% yang didukung tingginya ekspor dan konsumsi. Pencapaian itu mengindikasikan masih terbatasnya dampak gejolak ekonomi global terhadap perekonomian domestik."Pada kuartal IV/2011, pertumbuhan ekonomi berpotensi lebih tinggi dari kuartal sebelumnya, ditopang masih kuatnya konsumsi rumah tangga dan ekspor serta prakiraan peningkatan belanja pemerintah pada bulan terakhir,” ujarnya dalam keterangan tertulis, siang ini.Menurutnya, prakiraan kuat konsumsi rumah tangga didukung oleh terjaganya daya beli dan optimisme konsumen. Sementara itu, lanjutnya, pertumbuhan ekspor diprakirakan masih tinggi.“Secara keseluruhan tahun 2011, pertumbuhan ekonomi diprakirakan mencapai 6,5%. Sektor-sektor yang diprakirakan menjadi pendorong utama adalah sektor industri, sektor perdagangan, hotel dan restoran, dan sektor transportasi dan komunikasi,” jelasnya.Dewan gubernur BI berpandangan hingga saat ini pasar keuangan domestik terus membaik. Kondisi yang membaik tersebut seiring dengan berbagai langkah kebijakan yang ditempuh BI dan pemerintah dalam memitigasi dampak gejolak ekonomi global.Hal itu tercermin pada kinerja bursa saham yang meningkat dan imbal hasil SBN yang menurun. Di sisi lain, suku bunga pasar uang antar bank juga cenderung menurun seiring dengan tersedianya likuiditas yang memadai. (faa)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top