Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Marina Bay Singapura siap beroperasi

SINGAPURA: Raffles Quay Asset Management baru saja meletakkan batu terakhir bagi menara 3 Marina Bay Financial Center sebagai penanda gedung perkantoran kelas A tersebut akan segera selesai dan siap digunakan pada awal tahun depan.Deputi Perdana Menteri
M. Munir Haikal
M. Munir Haikal - Bisnis.com 28 September 2011  |  20:57 WIB

SINGAPURA: Raffles Quay Asset Management baru saja meletakkan batu terakhir bagi menara 3 Marina Bay Financial Center sebagai penanda gedung perkantoran kelas A tersebut akan segera selesai dan siap digunakan pada awal tahun depan.Deputi Perdana Menteri Singapura Teo Chee Hean berharap Marina Bay Financial Center (MBFC) dapat mendukung pengembangan perekonomian, baik di kawasan Marina Bay, maupun bagi keseluruhan Singapura."MBFC menjadi salah satu penanda bahwa kami telah selangkah lebih maju menuju visi menjadikan Marina Bay wilayah yang hidup 24 jam sehari dan 7 hari seminggu bagi berbagai jenis kegiatan," ujarnya saat seremonial peletakkan batu terakhir, hari ini.Chief Executive raffles Quay Asset Management (RQAM) Wilsong Kwong  mengungkapkan meski belum sepenuhnya selesai, 60% dari keseluruhan bangunan tersebut telah laku terjual kepada beberapa perusahaan terkemuka di Singapura.Perusahaan yang dimaksud Wilson adalah Clifford chance, McGraw-Hill Asian Holdings, WongPartnership, Ashurst LLP dan Development Bank of Singapore (DBS) sebagai lead tenant.DBS akan menggunakan 18 lantai dari 46 lantai yang dimiliki menara ketiga dari MBFC. Dengan luasan tersebut DBS akan memindahkan kantor pusatnya dari Shenton Way menuju Marina Bay.Wilson mengatakan, menara ketiga tersebut menawarkan ruang perkantoran dengan kualitas A seluas 7.665 meter persegi dalam 46 lantai. Sementara luas keseluruhan gedung mencapai 15.050 meter persegi.Dia menambahkan, MBFC memiliki letak yang strategis serta jejaring transportasi bawah tanah yang terintegrasi. Oleh sebab itu dia optimistis hal ini dapat memberi capital gain yang memuaskan."Saya tidak dapat mengatakan berapa capital gain-nya, karena akan sangat tergantung kepada pasar. Akan tetapi untuk gambaran, pada 2006 nilai investasi di wilayah ini hanya mencapai SGD2.000 per square feet. Namun pada saat ini nilai tersebut telah meningkat menjadi SGD2.500-SGD3.000," ungkapnya.Tak lupa, lanjut Wilson, menara ketiga MBFC juga menyediakan 3 lantai bagi gerai retail.  Salah satu tenant yang sudah bergabung adalah NTUC Foodfare.MBFC dibangun dalam dua tahap, tahap pertama terdiri atas  menara 1, menara 2, dan Marina Bay residences yang selesai dibangun pada tahun lalu. Sementara tahap kedua akan mencakup menara 3 yang dapat digunakan mulai tahun depan, dan Marina Bay Suites yang akan selesai pada 2013.Teo dan Wilson optimistis kemunduran perekonomian dunia yang terjadi saat ini tidak akan berpengaruh banyak pada pasar properti di Singapura.Sementara itu CEO DBS Piyush Gupta mengakui kemunduran perekonomian dunia akan memberi dampak minimal dalam waktu singkat ke Singapura. Dalam jangka panjang, lanjutnya, perekonomian Asia dan Singapura khususnya masih akan turus berkembang dengan tingkat pertumbuhan melebihi Eropa dan AS. (bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top