Miwon Investasi budi daya jagung Rp450 miliar

 
Yeni H. Simanjuntak
Yeni H. Simanjuntak - Bisnis.com 26 September 2011  |  09:04 WIB

 

BULUNGAN, Kaltim: PT Miwon Indonesia akan membudidayakan tanaman jagung di Delta Kayan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur  seluas 3.245 hektare dengan nilai investasi Rp450 miliar.
 
Presiden Direktur PT. Miwon Indonesia Kim Du Rean mengatakan pihaknya telah mendapatkan lahan hak guna usaha (HGU) seluas 3.245 hektare di Delta Kayan Kabupaten Bulungan.
 
"Sekarang masih dalam tahap AMDAL [Analisis Dampak Lingkungan], sedang terus diproses. Oktober [2011] sudah beres," ujarnya saat mendampingi Menteri Pertanian Suswono meninjau Delta Kayan Food Estate di Bulungan hari ini.
 
Dia menjelaskan semua perizinan sudah selesai tinggal beberapa saja seperti izin unit pemukiman transmigrasi (UPT). 
 
Menurut Kim, pemda Bulungan sudah memberikan bantuan luar biasa. Miwon akan membudidayakan jagung. Produksi itu nantinya, kata dia, untuk kebutuhan perusahaan yaitu dikirim ke pabrik Miwon yang berada di Surabaya. 
 
Sementara itu, sisa produksi akan dikirim untuk perusahaan Miwon yang berada di luar negeri. Jagung itu, kata dia, akan diolah untuk menjadi bahan makanan, gula, pakan ternak, dan jenis makanan lainnya.
 
Dana investasi yang dikeluarkan, lanjutnya, sebesar Rp250 miliar. Dia memperkirakan produksi jagung akan dimulai pada 4 bulan mendatang.
 
Kendati sebelumnya PT Miwon pernah bekerja sama dengan pemda Gorontalo saat dipimpin Fadel muhammad, tetapi saat ini sudah berhenti. "Di Gorontalo sudah selesai, tidak dapat lahan lagi."
 
Kim menambahkan seluruh jagung tersebut nantinya akan dibawa ke Surabaya. Salah satu alasan alasan pihaknya berinvestasi di jagung, lanjutnya, karena pasar jagung di dalam negeri masih besar.
 
Menurut dia, nantinya akan bekerja sama dengan petani melalui inti-plasma. "PT Miwon meminta tambahan 2.000 ha, sehingga total menjadi 5.000 ha. Namun, Pemda Bulungan menyatakan lahan terbatas."
 
Dia menuturkan jika lahan seluas 5.000 ha, maka biaya akan menjadi lebih efisien untuk dapat mendatangkan alat-alat berat untuk mengolah lahan. Lahan tersebut berada di Delta Kayan Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Timur. (sut)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top