Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aktivitas ekspor-impor di Seokarno-Hatta terganggu

JAKARTA: Proses renovasi sejumlah gudang penyimpanan barang milik PT Jasa Angkasa Semesta mengakibatkan aktivitas ekspor-impor di terminal kargo bandara Soekarno Hatta terganggu sejak Sabtu kemarin.Sejumlah pelaku usaha eksim mengaku kecewa karena proses
News Editor
News Editor - Bisnis.com 26 September 2011  |  16:37 WIB

JAKARTA: Proses renovasi sejumlah gudang penyimpanan barang milik PT Jasa Angkasa Semesta mengakibatkan aktivitas ekspor-impor di terminal kargo bandara Soekarno Hatta terganggu sejak Sabtu kemarin.Sejumlah pelaku usaha eksim mengaku kecewa karena proses renovasi tersebut membuat sejumlah pengiriman kargo internasional mengalami penundaan. Selain itu, lead time pengiriman barang menjadi semakin lama karena pergerakan di terminal kargo kian padat.Wempy Wisnu Aji, Kepala Divisi Ekspor PT.Yusen Air and Sea Service Indonesia mengatakan hingga hari ini aktivitas bongkar muat barang terminal kargo internasional masih belum lancar karena berbenturan dengan kedatangan sejumlah truk yang mengangkut material bangunan.Menurut Wempy, pihaknya telah mengusulkan alternatif gerbang masuk dan pengalihan sementara gudang kargo. Meski begitu, imbuhnya, PT Angkasa Pura II tidak kunjung memberi respon. Bahkan, pihak Bea dan Cukai menolak permintaan tersebut.“Hal ini telah mengakibatkan tertundanya pengiriman barang sampai ke tujuan karena terganggunya proses loading-unloading,”katanya kepada Bisnis hari ini.Selain forwarder, Wempy mengungkapkan proses renovasi warehouse tersebut juga berdampak buruk bagi Airlines. Sebab itu, Dia mengusulkan sejumlah langkah strategis guna menuntaskan situasi yang merugikan aktivitas eksim.Wempy mengatakan perlu adanya manajemen pergerakan truk di terminal kargo terutama yang menuju kawasan gudang. Sejumlah truk diharapkan tidak saling mendahului dan menghalangi pergerakan truk lainnya.Selain itu, lanjut Wempy, operator harus bisa menjamin proses bongkar muat berlangsung cepat guna menghindari penumpukan kargo di gudang. Bea dan Cukai juga diharapkan bersedia membuka gerbang tambahan agar proses ground handling berjalan lancar. “Penting untuk tetap menjaga lead time.”Wempy berharap proses rekonstruksi docking area bisa segera tuntas sebelum peak season.  Dia menilai dampak kekacauan akan makin besar jika tidak diselesaikan saat kepadatan arus pengiriman barang belum terlalu ramai.Senada dengan Wempy, Ketua ALFI untuk Bandara Soekarno-Hatta Arman Yahya khawatir arus pengiriman barang akan tersendat pada peak season apalagi awal bulan depan kebijakan Regulated Agent diterapkan pada kargo internasional.Arman menilai masih lemahnya regulasi dan belum siapnya infrastruktur hanya akan memberi dampak buruk bagi aktivitas ekspor-impor. Dia menyesalkan sikap Angkasa Pura II yang tidak merespon usulan forwarder untuk menambah pintu masuk ke area gudang. “Jika RA tetap dipaksakan akan terjadi chaos,”ungkapnya kepada Bisnis hari ini. (25/Bsi)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Surya Mahendra Saputra

Editor : Puput Jumantirawan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top