'Pasar finansial Indonesia pulih pekan depan'

JAKARTA: Pasar finansial Indonesia diperkirakan akan kembali pulih pada pekan depan, dan gejolak tidak akan berlangsung lama lantaran kondisi makro ekonomi yang masih terjaga.Ekonom PT Danareksa (Persero) Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan tidak ada yang
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 23 September 2011  |  17:04 WIB

JAKARTA: Pasar finansial Indonesia diperkirakan akan kembali pulih pada pekan depan, dan gejolak tidak akan berlangsung lama lantaran kondisi makro ekonomi yang masih terjaga.Ekonom PT Danareksa (Persero) Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari gejolak pasar finansial yang terjadi pada hari-hari ini."Termasuk dengan nilai tukar rupiah, kami melihat justru nilai tukar yang ideal berada di antara Rp9.000-Rp9.200 per US$ agar eksportir bisa lebih kompetitif. Selama ini, nilai tukar rupiah di bawah Rp9.000 terlalu kuat," ujarnya hari ini.Menurut Purbaya, yang saat ini harus diperhatikan pemerintah adalah menjaga inflasi agar daya beli masyarakat tidak melemah.Inflasi naik akan memicu kenaikan cuku bunga acuan bank sentral, sehingga akan sedikit mengganggu kondisi makro ekonomi Indonesia."Secara umum kami melihat kondisi makro ekonomi Indonesia cukup terjaga, dan pada pekan depan kemungkinan pasar finansial akan bisa kembali pulih," lanjut Purbaya.Di bursa saham, pada penutupan perdagangan sesi I hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 25,613 poin (0,76%) ke level 3.394,756. Kondisi ini membuat bursa Indonesia yang berkinerja paling baik jika dibandingkan dengan pasar di negara-negara lain di Asia.Sementara itu, nilai tukar juga tercatat berhasil menembus level Rp8.700 per US$, setelah sebelumnya menyentuh level Rp9.000 per US$.(ea) 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top