Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina impor BBM amankan stok

JAKARTA: PT Pertamina mengimpor total 8,4 juta barel Premium, 4,4 juta barel solar dan 570.000 barel avtur selama Agustus untuk mengamankan stok bahan bakar selama Ramadhan hingga Lebaran. VP Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun mengatakan
News Editor
News Editor - Bisnis.com 28 Juli 2011  |  09:39 WIB

JAKARTA: PT Pertamina mengimpor total 8,4 juta barel Premium, 4,4 juta barel solar dan 570.000 barel avtur selama Agustus untuk mengamankan stok bahan bakar selama Ramadhan hingga Lebaran. VP Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun mengatakan di sisi lain Pertamina tetap mengupayakan optimalisasi produksi kilang. Namun tambahan impor menjadi tidak terelakkan demi menjaga stok. "Untuk avtur, biasanya kita produksi avtur sendiri, tapi ini untuk build up stock saja. Biasanya kita jarang sekali impor avtur," ujarnya dalam konferensi pers hari ini. Pada bulan biasa, impor Premium biasanya sekitar 5,5-6 juta barel. Impor solar biasanya 2,5-3 juta barel. Adapun stok BBM per 27 Juli tercatat sebanyak 1,258 juta kiloliter Premium untuk 17 hari, 1,513 juta kiloliter solar untuk 19 hari dan 473,5 kiloliter minyak tanah untuk 71 hari. Khusus BBM sektor transportasi, Pertamina akan melepas stok Premium sebanyak 68.000 kiloliter per hari, meningkat dari biasanya 62.000 kiloliter per hari. Sementara untuk solar, termasuk solar transportasi dan industri sebanyak 77.000 kiloliter per hari, meningkat dari biasanya 70.000 kiloliter per hari. Khusus untuk solar transportasi, dari biasanya 30.000 kiloliter per hari menjadi 33.000 kiloliter per hari. "Kami juga meminta setiap SPBU menyediakan stok minimum 2 hari, kami sudah komunikasikan ke Hiswana Migas. Hal ini agar ketersediaan stok tersedia untuk mengantisipasi padatnya kemacetan," ujarnya. Selain itu, Pertamina menegaskan akan mengambil alih pengelolaan SPBU yang tidak perform dalam menjaga ketahanan stok BBM selama bulan puasa dan Lebaran. Pertamina juga akan memberi sanksi tegas jika ada SPBU terbukti 'nakal'. (tw)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top