Bandara Kertajati butuh pendanaan APBN

BANDUNG: Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka diproyeksikan dapat dibangun pada 2012 jika pemerintah pusat turut menyokong kebutuhan investasi.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 Juli 2011  |  07:55 WIB

BANDUNG: Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka diproyeksikan dapat dibangun pada 2012 jika pemerintah pusat turut menyokong kebutuhan investasi.

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dicky Saromi menuturkan pemerintah pusat memang sedang mempersiapkan dana pembangunan bandara yang akan dikucurkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012.

Kami berharap pemerintah pusat benar-benar bisa mengalokasikan dana pembangunan bandara di APBN 2012 supaya bandara itu bisa segera dibangun. Dana tersebut untuk kebutuhan pembangunan sisi udara bandara seperti runway, katanya hari ini.

Dicky mengemukakan Bandara Kertajati akan memiliki dua jalur runway utama dan satu jalur pendukung dengan panjang landasan masing-masing 3.0004.000 meter.

Kebutuhan dana untuk pembangunan runway tersebut, kata dia, diperkirakan menelan dana Rp1,5 triliun.

Kami belum mengetahui rincian skema pendanaan, apakah menggunakan APBN murni atau melalui pinjaman, katanya.

Dicky mengatakan proses pembangunan sisi udara itu akan paralel dengan pembangunan sisi darat bandara a.l pembangunan terminal dan taxiway.

Untuk proyek pembangunan sisi darat itu, kata dia, Pemprov Jabar mengklaim mampu melaksanakan semua tahapan pembangunan sisi darat bandara, seperti pencarian dana.

Dia mengemukakan hingga saat ini sudah cukup banyak investor yang tertarik untuk ikut dalam pembangunan bandara itu.

Para investor tersebut, kata dia, dapat diarahkan untuk pembangunan sisi darat bandara yang diproyeksikan menelan dana Rp400 miliar. (arh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Lestari Ciptaningtyas

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top