PLN siap bangun PLTU Riau dan Teluk Balikpapan

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) siap membangun dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Riau dan PLTU Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, masing-masing berkapasitas 2x110 megawatt (MW).
Tiara Syahra Syabani
Tiara Syahra Syabani - Bisnis.com 21 Desember 2010  |  13:29 WIB

JAKARTA: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) siap membangun dua pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Riau dan PLTU Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur, masing-masing berkapasitas 2x110 megawatt (MW).

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan menjelaskan PLTU Riau 2x110 MW akan dibangun di Kawasan Industri Tenayan Kecamatan Tenayan Kotamadya Pekanbaru Provinsi Riau. Investasi yang pembangunan PLTU tersebut diperkirakan akan menyerap dana sebesar US$150,16 juta.

Pendanaan proyek PLTU Riau 2x110 MW akan berasal dari internal PLN dan Asosiasi Bank Daerah (Asbanda). Akan tetapi, Dahlan enggan memperinci berapa besaran komposisinya.

"Pengerjaan proyek ini [PLTU Riau 2x110 MW] akan berlangsung selama kurang lebih 30 bulan untuk Unit I. Menyusul kemudian Unit II yang akan dikerjakan setelah kontrak berlaku efektif yakni sejak tanda tangan kontrak dan serah terima lahan selesai," ujar Dahlan hari ini.

Adapun untuk PLTU Teluk Balikpapan 2x110 MW akan dibangun di Desa Teluk Waru Kecamatan Teluk Balikpapan Kotamadya Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur, investasinya diperkirakan membutuhkan dana sebesar US$150,99 juta. Pendanaannya pun akan bersumber dari internal PLN dan Asbanda.

Konsorsium proyek PLTU Teluk Balikpapan 2x110 MW menargetkan 30 bulan untuk pembangunan unit I dan 33 bulan untuk unit II setelah kontrak efektif sejak tanda tangan kontrak dan serah terima lahan.

Kesiapan pengerjaan dua proyek tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama pembangunan PLTU Riau dan PLTU Teluk Balikpapan hari ini (21 November 2010) dikantor pusat PLN. Penandatangan nota kerja sama PLTU Riau 2x110 MW dilakukan oleh Dahlan Iskan dengan Direktur Utama PT Rekayasa Industri Moch. Ali Suharsono dan Direktur Utama Hubei Hongyuan Power Engineering Co. Ltd. Xia Xiaomin.

Sedangkan untuk PLTU Teluk Balikpapan 2x110 MW, penandatangannya dilakukan oleh Dahlan bersama Direktur Utama PT Adhi Karya Tbk (Persero) Bambang Tri Wibowo dan Vice President Sinohydro Co. Ltd. Sheng Yuming.

Dahlan berharap dua konsorsium tersebut bisa menyelesaikan pembangunan proyek dengan tepat waktu. "Tidak perlu nyogok, tidak perlu kasih uang sepeser pun, tidak perlu hadiah apapun kepada saya. Hadiah yang terbaik adalah menyelesaikan proyek ini tepat waktu", tandas Dahlan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top