Perlu terobosan perbesar porsi muatan pelayaran nasional

JAKARTA: Pemerintah diminta mencari terobosan untuk memperbesar porsi muatan pelayaran nasional di sektor angkutan ke luar negeri menyusul anjloknya investasi pengadaan kapal selama periode JanuariOktober tahun ini.
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 08 Desember 2010  |  14:17 WIB

JAKARTA: Pemerintah diminta mencari terobosan untuk memperbesar porsi muatan pelayaran nasional di sektor angkutan ke luar negeri menyusul anjloknya investasi pengadaan kapal selama periode JanuariOktober tahun ini.

Presiden Direktur PT Era Indoasia Fortune Paulis A. Djohan mengatakan turunnya nilai impor kapal ke Indonesia selama periode itu menunjukkan investasi di sektor itu juga turun karena pembelian kapal merupakan investasi.Menurut dia, penyebab turunnya investasi itu karena kondisi pasar di dalam negeri tidak bertumbuh secara signifikan. "Karena itu, sudah saatnya ada perbaikan regulasi yang memungkinkan pelayaran memperbesar angkutan ekspor," katanya hari ini.Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), realisasi impor kapal, perahu dan struktur terapung selama periode JanuariOktober 2010 tercatat US$1,62 miliar atau melorot 31,2% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.Pada Januari-Oktober 2009 import kapal, perahu dan struktur terapung diketahui mencapai US$2,34 miliar. Sementara itu, selama periode Oktober tahun ini, realisasi importasi barang-barang tersebut juga anjlok sebesar 36,2% dari US$145,1 juta pada September menjadi US$108,9 juta.Operator pelayaran nasional menilai anjloknya impor kapal didorong oleh tender pengadaan kapal jenis offshore berskala besar yang seret karena saat ini pasar yang paling besar berada di sektor penunjang lepas pantai.(yn)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top