Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Singapura Denda DBS, OCBC, & Citi Terkait Skandal Wirecard

Regulator keuangan Singapura mengenakan denda kepada empat lembaga keuangan yang terindikasi terlibat skandal Wirecard AG, termasuk DBS, OCBC dan Citi.
Tampilan aplikasi Wirecard AG di sebuah smartphone./Bloomberg-Alex Kraus
Tampilan aplikasi Wirecard AG di sebuah smartphone./Bloomberg-Alex Kraus

Bisnis.comJAKARTA - Otoritas Singapura menjatuhkan denda senilai total S$3,8 juta (US$2,8 juta) kepada empat lembaga keuangan atas pelanggaran yang terkait dengan skandal Wirecard AG.

Keempat lembaga tersebut adalah DBS Group Holdings Ltd, Oversea-Chinese Banking Corp. serta entitas lokal Citigroup Inc. dan Swiss Life Holding AG.

Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (22/6/2023), Monetary Authority of Singapore (MAS) menyatakan keempat bank terbukti tidak memiliki kontrol pencucian uang dan pendanaan terorisme yang memadai saat mereka bertransaksi dengan pihak-pihak yang terkait dengan Wirecard.

MAS menjatuhkan hukuman denda senilai S$400.000 kepada Citibank N.A. Cabang Singapura sebesar S$600.000 kepada OCBC Singapura, Swiss Life (Singapore) Pte. sebesar S$200.000, dan denda terbesar sebesar S$2,6 juta dijatuhkan kepada DBS Bank.

Sebagaimana diketahui, Singapura telah berupaya mengekang aliran ilegal karena negaranya dikenal sebagai pusat keuangan dan kejayaan utama. Pada Mei 2023, parlemen mengesahkan undang-undang yang membuka jalan bagi bank untuk berbagi informasi tentang klien yang berpotensi berisiko. 

Dalam kasus ini, DBS gagal menjelaskan sumber dari kekayaan nasabah berisiko tinggi secara memadai dan mempertahankan uji tuntas dan peringkat risiko klien terkini.

"[DBS] juga gagal menyelidiki secara memadai latar belakang dan tujuan transaksi besar yang tidak biasa yang tidak sesuai dengan pengetahuan pelanggan atau tidak memiliki tujuan ekonomi yang jelas," kata MAS.

Wirecard sendiri mengajukan kebangkrutan pada 2020, setelah mengakui US$2 miliar atau setara Rp29,8 triliun yang terdaftar sebagai aset yang kemungkinan besar tidak ada.

Pada pekan ini, dua mantan karyawan Wirecard dijatuhi hukuman penjara di Singapura. Hukuman pidana pertama terkait penipuan di perusahaan tersebut.

DBS dalam pernyataannya mengatakan transaksi terkait Wirecard adalah bagian dari “skema yang dirancang dengan baik”. DBS juga mengatakan bahwa meskipun mereka mengambil tindakan dalam aktivitas tersebut, mereka tidak dapat mengungkapkan keseluruhan skema. 

Juru bicara Citi Singapura juga mengatakan bank telah memperkuat proses pengenalan latar belakang pelanggan. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper