Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kerja Sama dengan Swasta Berakhir, PAM Jaya Siap Beroperasi Penuh

PAM Jaya memastikan kesiapan operasional secara penuh pascaberakhirnya Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan mitra swasta.
Perumda PAM Jaya
Perumda PAM Jaya

Bisnis.com, JAKARTA - Perumda PAM Jaya memastikan siap melaksanakan operasional langsung pelayanan air secara penuh pascaberakhirnya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PAM Jaya dengan mitra swasta.

Sebelumnya, Perumda PAM Jaya telah mengundang seluruh pemangku kepentingan untuk menyaksikan langsung inspeksi final kesiapan operasional secara penuh PAM Jaya mulai 2 Februari 2023 mendatang.

Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan, kegiatan inspeksi final ini merupakan puncak rangkaian persiapan operasional PAM Jaya. 

Persiapan tersebut telah dimulai dari kick-off yang diisi rangkaian kegiatan pemaparan tugas dan tanggung jawab, finalisasi teknis gladi bersih hari H (alur kerja, jadwal, lokasi), finalisasi checklist kesiapan hari H.

“Selanjutnya akan dilaksanakan apel kesiapan operasi kemudian mulai dilakukan operasional penuh PAM Jaya,” kata Arief, Jumat (27/1/2022). 

Arief menjelaskan, pihaknya sudah memastikan elemen utama kesiapan operasional terpenuhi, mulai dari tersedianya struktur organisasi full operation yang mengakomodir karyawan mitra termasuk posisi dan jabatan. Termasuk tersedianya SDM secara kuantitatif dan kualitatif yang siap untuk menjalankan pengoperasian penuh.

”PAM Jaya sudah siap dari berbagai aspek untuk melakukan operasional penuh air minum perpipaan di DKI Jakarta,” ujarnya. 

Dia menambahkan, Tim Bersama Gladi Bersih juga memastikan tersedianya proses bisnis pengelolaan SPAM yang akan dijalankan, tersedianya sistem dan aplikasi yang siap digunakan untuk pengoperasian penuh dan tersedianya alat dan material penunjang operasional dan pelayanan.

"Ke depannya PAM Jaya akan berupaya mewujudkan kedaulatan air di DKI Jakarta melalui peningkatan 100 persen cakupan pelayanan pada 2030," jelasnya.

Kegiatan Inspeksi final turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Sri Haryati, perwakilan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, BPKP Perwakilan DKI Jakarta, Gugus Tugas Transisi Pengelolaan Air, Badan Pembinaan BUMD Gugus Tugas Transisi Pengelolaan Air, Badan Regulator Pengelolaan Air Minum, Kementerian Dalam Negeri dan Direksi beserta Dewan Pengawas PAM Jaya.

Diberitakan sebelumnya, Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyatakan berakhirnya kontrak PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan Aetra tidak akan berdampak terhadap karyawan.

“Kontrak dari Palyja dan Aetra ini akan berakhir 1 Februari 2023, dan kontrak sudah berlangsung dari 2022. Sejauh ini kami melihat tidak ada masalah khususnya untuk karyawan nya dengan berakhirnya kontrak Palyja dan Aetra,” ujar Heru usai pelepasan Kontingen Pekan Olahraga dan Seni Nahdlatul Ulama (Poseni NU) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2023, Rabu (11/1/2023).

Dia menuturkan, seluruh karyawan dari Palyja dan Aetra nantinya akan langsung diambil alih 100 persen oleh PAM Jaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Ni Luh Anggela
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper