Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

BKPM Golongkan 4 Model Calon Investor IKN, Apa Saja?

BKPM tengah memastikan apakah pihak-pihak yang tertarik untuk investasi di IKN benar-benar investor atau bukan.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 08 Desember 2022  |  02:00 WIB
BKPM Golongkan 4 Model Calon Investor IKN, Apa Saja?
Truk melintas di lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (4/10/2022). ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) mengatakan, hingga saat ini sudah banyak pihak yang menyatakan tertarik untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara. Namun, BKPM tengah mendalami pernyataan ketertarikan tersebut.

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Nurul Ichwan, menekankan, BKPM tengah memastikan apakah pihak-pihak yang tertarik untuk menanamkan modalnya di IKN merupakan investor atau bukan. 

“Sebenarnya, pernyataan ketertarikan dari mereka sudah ada. Namun, kami di BKPM mengidentifikasinya gini, kita dalami mereka investor bukan?” kata Nurul di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (7/12/2022).

Pihak-pihak yang menyatakan ketertarikannya di IKN, digolongkan BKPM ke dalam empat model. Pertama, pemilik teknologi atau kontraktor yang tidak mau berinvestasi, tapi menawarkan diri agar jasanya dipakai oleh pemerintah.

“Itu bukan investor, kebanyakan yang begini yang datang ke kita,” ujarnya.

Kedua, pihak yang mau berinvestasi, tapi meminta pemerintah menjadi offtaker dari proyeknya. Misalnya, perusahaan A bersedia untuk membangun hotel di kawasan IKN, tapi perusahaan berharap pemerintah mengambil hotel tersebut.

Model berikutnya, adalah kategori investor yang bermain di portofolio. Nurul menjelaskan, mereka ini adalah investor yang tak memiliki keahlian, tapi memiliki uang untuk diinvestasikan. Investor semacam ini, kata Nurul, paling banyak berasal dari Timur Tengah.

“Dari Timur Tengah ini banyak yang kayak begini, tapi dia nggak punya keahlian di situ. Jadi dia cuma bilang, saya punya uang, saya ingin invest. Mana yang bisa saya taruh di situ, tapi harus saya hitung dalam jangka waktu sekian tahun udah balik modal. Itu juga ada,” jelasnya.

Adapun, model keempat, yang juga paling dicari oleh pemerintah adalah investor yang benar-benar mau mengambil risiko atas kegiatan bisnis mereka di IKN. 

Misalnya, perusahaan B menyatakan ingin membangun apartemen. Kemudian, apartemen tersebut dikelola sendiri oleh mereka. Atau, perusahaan C tertarik untuk membangun fasilitas infrastruktur, tapi mengajak pemerintah untuk bekerja sama dalam hal pengelolaannya.

“Yang benar-benar kita cari adalah yang keempat, yang mereka bawa modal, punya teknologi dan nggak nyari offtaker selain dari memang tergantung marketnya. Kalau minta semua dibeli oleh pemerintah itu mah gampang, cuma kan APBN terbatas,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IKN bkpm ibu kota negara investor investasi
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top