Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pembiayaan Perumahan SMF Capai Rp6,88 Triliun Kuartal III/2022

PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) telah menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR Rp6,88 triliun sampai dengan kuartal III/2022.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 04 November 2022  |  12:32 WIB
Pembiayaan Perumahan SMF Capai Rp6,88 Triliun Kuartal III/2022
Warga melintas di dekat logo PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) di Jakarta, Kamis (20/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Bagikan

Bisnis.com, BANYUWANGI – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) telah menyalurkan pinjaman kepada penyalur KPR Rp6,88 triliun sampai dengan kuartal III/2022.

Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, mengatakan dengan penyaluran pinjaman Rp6,88 triliun, maka secara kumulatif, total akumulasi dana yang dialirkan dari pasar modal ke sektor pembiayaan perumahan dari 2006 sampai dengan 30 September 2022 mencapai Rp84,84 triliun.

Angka tersebut terdiri dari penyaluran pembiayaan Rp71,9 triliun, sekuritisasi KPR sebesar Rp12,79 triliun dan pembelian KPR sebesar Rp156 miliar.

"Dana yang telah dialirkan tersebut telah membiayai 1,4 juta debitur KPR yang terdiri dari 57,43 persen pembiayaan, 25,22 persen KPR FLPP, 17,24 persen sekuritisasi dan 0,11 persen pembelian KPR," kata Ananta dalam Media Gathering SMF di Banyuwangi, Jumat (4/11/2022).

Lebih lanjut, Ananta mengatakan pada Triwulan III/2022, Perseroan telah merealisasikan penerbitan surat utang melalui Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III Tahun 2022 dengan tingkat bunga tetap, sebesar Rp3 Triliun.

“Obligasi ini adalah bagian dari Obligasi Berkelanjutan VI SMF dengan nilai target dana yang akan dihimpun sebesar Rp17 Triliun,” ujarnya.

Direktur Keuangan dan Operasional SMF, Bonai Subiakto, menambahkan sejak 2009 hingga saat ini SMF telah melakukan penerbitan surat utang sebanyak 51 kali dengan total Rp50,4 triliun yang terdiri dari 38 kali penerbitan Obligasi dan Sukuk Mudharabah sebesar Rp 45,63 Triliun, 12 kali Medium Term Notes sebesar Rp4,67 Triliun dan satu kali penerbitan Surat Berharga komersial sebesar Rp120 Miliar.

“Penerbitan obligasi tersebut merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam memenuhi perannya sebagai penyedia likuiditas jangka panjang bagi penyalur KPR. Hal ini merupakan bagian dari komitmen SMF untuk mendukung ketersediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” ujar Bonai.

Adapun, terkait transaksi sekuritisasi, Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF, Heliantopo, mengatakan sejak 2009 sampai dengan kuartal III/2022, SMF telah memfasilitasi 14 kali transaksi sekuritisasi, dengan total nilai akumulatif Rp12,79 triliun. 

Saat instrumen investasi lain tertekan di tengah wabah pandemi, Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) yang diterbitkan SMF justru berhasil mempertahankan rating idAAA.

“Kondisi tersebut mencerminkan struktur EBA-SP yang diterbitkan SMF solid,” kata Heliantopo.

Lebih lanjut, Heliantopo mengungkapkan terkait optimalisasi peran dan fungsinya dalam mendorong bangkitnya industri perumahan baik dari sisi supply maupun demand, sesuai perluasan mandat yang telah diberikan oleh pemerintah, SMF juga menjaring sinergi dengan berbagai pihak.

Dia menjelaskan, hingga kuartal III/2022, SMF telah menyalurkan produk-produk dalam rangka implementasi perluasan mandat dari pemerintah, yaitu Kredit Konstruksi sebesar Rp223 miliar, Kredit Mikro Perumahan Rp91,87 miliar dan Kredit Multi Guna Perumahan Rp997 miliar.

“Selain itu, SMF juga aktif menjalankan beberapa Program Penugasan Khusus yaitu Program Pembiayaan Homestay dan Program Peningkatan Kualitas Rumah di Daerah Kumuh,” jelasnya.

Dalam Program Pembiayaan Homestay, SMF bersinergi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam rangka mendukung PEN di sektor pariwisata yang saat ini terpukul sangat dalam karena pandemi. Hingga saat ini, Perseroan telah merealisasikan Program Pembiayaan Homestay di 16 desa wisata pada berbagai wilayah di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smf kpr kpr flpp pembiayaan perumahan
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top