Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Eropa Siap-Siap Gelap! Rusia Ancam Setop Pasokan Gas

Pemerintah Rusia mengancam memberhentikan pasokan energi jika AS dan Uni Eropa masih membatasi harga ekspor minyak Rusia.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 18 Oktober 2022  |  16:42 WIB
Eropa Siap-Siap Gelap! Rusia Ancam Setop Pasokan Gas
Presiden Rusia Vlamidir Putin - Dok. Kremlin
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin disebut akan mengambil langkah ekstrem yakni menghentikan pasokan gas ke Uni Eropa jika sekutu Amerika Serikat (AS) itu bersikukuh menetapkan batas harga penjualan gas Rusia.

CEO BUMN Energi Rusia Gazprom Alexei Miller mengatakan jika keputusan tersebut diambil secara sepihak, maka Uni Eropa mau tak mau harus menerima konsekuensi besar tersebut.

"Kami mengandalkan kontrak yang sudah ditandatangani. Keputusan sepihak semacam itu, tentu saja merupakan pelanggaran ketentuan penting dari perjanjian yang akan mengarah pada penghentian pasokan [gas]," kata Miller dalam wawancara bersama Russia 1 TV, dikutip dari Rusia Today, Selasa (18/10/2022).

Adapun, konflik yang terjadi antara Ukraina dan Rusia mendorong sanksi yang ditetapkan AS dan sekutunya terhadap aksi militer Rusia. Salah satunya dengan membatasi pembelian energi dari negara tersebut.

Belakangan ini, negara yang termasuk dalam G7 dan Uni Eropa tengah menggodok batas pembelian harga minyak dan gas dari Rusia di pasar global. Hal tersebut dinilai Rusia sebagai pelanggaran kontrak yang disepakati sebelumnya.

Ancaman tersebut senada dengan apa yang disebutkan Presiden Putin sebelumnya terkait pemberhatian pasokan energi. Strategi Putin ini tentunya akan mengerek naik harga komoditas energi di pasar global yang berpotensi semakin melonjak.

"Kami tidak akan memasok gas, minyak, batu bara, minyak pemanas. Kami tidak akan memasok apapun. Kami hanya memiliki satu hal yang tersisa untuk dilakukan yaitu [seperti dongeng Rusia yang terkenal] membiaran ekor serigala membeku," kata Putin dikutip dari Express, Selasa (18/10/2022).

Di sisi lain, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengatakan batas harga ekspor minyak Rusia pekan ini yaitu di kisaran US$60 per barel. Angka tersebut dinilai dapat mengurangi pendapatan dari sektor energi di Rusia.

Para pemimpin Uni Eropa juga awal bulan ini telah sepakat untuk memberlakukan paket sanksi lainnya seperti larangan transportasi laut untuk minyak Rusia ke negara pihak ketiga kecuali jika dijual di bawah harga awal.

Menkeu Yellen menuturkan langkah tersebut akan mulai berlaku pada 5 Desember 2022 untuk minyak mentah, sedangkan untuk produk minyak olahan mulai berlaku pada 5 Desember 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia uni eropa vladimir putin gas
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top