Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pesan Bahlil ke Pengusaha Soal IUP: Jangan Tergiur Tawaran!

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memberikan pesan kepada pengusaha soal Izin Usaha Pertambangan (IUP).
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 26 September 2022  |  14:38 WIB
Pesan Bahlil ke Pengusaha Soal IUP: Jangan Tergiur Tawaran!
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia usai pemeriksaan langsung kegiatan usaha Holywings Group pada Jumat (15/7/2022) di Holywings Gunawarman, Jakarta Selatan. - Bisnis / Ni Luh Anggela
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menghimbau para pengusaha untuk tidak tergiur dengan tawaran terkait IUP (Izin Usaha Pertambangan). 

Menurutnya, Satuan Tugas (Satgas) Penataan Penggunaan Lahan dan Penataan Investasi sudah cukup adil dalam menangani IUP sehingga dia memastikan tak ada gerakan tambahan dari tim Satgas.

“Tolong dicatat, ya tidak ada gerakan tambahan dari tim. Jangan dengar ya, bahwa ada cara a cara b, itu jangan percaya pengusaha,” kata Bahlil dalam konferensi pers Perkembangan Investasi 2022, Senin (26/9/2022).

Satgas sendiri telah resmi memulihkan kembali 83-90 izin yang sempat dicabut pemerintah sejak Februari 2022. Bahlil menjelaskan langkah tersebut merupakan  pemulihan tahap pertama dari 700 keberatan yang berasal dari perusahaan tambang yang telah dihimpun Satgas. 

Kemudian, terdapat 219 izin yang akan diproses pada tahap kedua. Dari 219 izin, terdapat 115 izin yang memenuhi syarat dan dalam proses pemulihan. Adapun 115 izin tersebut lebih banyak berasal dari galian golongan C.

Selanjutnya, dari kurang lebih 700 perusahaan, terdapat 300 perusahaan lebih yang akan diproses di tahap ketiga. Adapun, proses tahap ketiga diperkirakan rampung pada minggu kedua Oktober 2022.

Sementara itu, sampai dengan hari ini, Senin (26/9/2022) Satgas telah mencabut 31 izin dari sektor pemanfaatan  kehutanan dengan total 696.398,5 hektar.

“Ini sudah kita lakukan pencabutan sudah tahap ketiga dan InsyaAllah kita selesaikan Oktober 2022 untuk sektor kehutanan,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bahlil lahadalia izin usaha pertambangan investasi
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top