Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tesla PHK Ratusan Pekerja Autopilot di California

Mayoritas karyawan yang di-PHK Tesla merupakan pekerja dengan bayaran per jam.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 29 Juni 2022  |  10:13 WIB
Tesla PHK Ratusan Pekerja Autopilot di California
Founder Tesla Elon Musk - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen mobil listrik Tesla Inc. memberhentikan ratusan pekerja di divisi autopilot perusahaan setelah menutup fasilitas produksi kendaraan listrik di California.

Dilansir Bloomberg pada Rabu (29/6/2022), mayoritas karyawan yang di-PHK adalah pekerja dengan bayaran per jam atau hourly workers, menurut sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Orang-orang itu termasuk yang melakukan evaluasi data kendaraan pelanggan yang terkait dengan fitur bantuan pengemudi Autopilot dan melakukan pelabelan data. Banyak dari staf adalah spesialis anotasi data, yang semuanya adalah posisi per jam, kata salah satu orang.

Dengan pemberhentian tersebut, sudah ada total 200 karyawan yang dirumahkan. Sebelumnya, kantor San Mateo memiliki 350 karyawan yang sebagiannya telah dipindahkan ke fasilitas terdekat pada beberapa pekan sebelumnya.

Seperti diketahui, pendiri Tesla Elon Musk telah mengatakan bahwa akan memangkas 10 persen staf bergaji tetap atau salaried staff, tetapi akan meningkatkan jumlah pekerja upah per jam.

Perusahaan yang sekarang berbasis di Austin, Texas, telah mengembangkan jumlah karyawan menjadi sekitar 100.000 orang secara global saat membangun pabrik baru di Austin dan Berlin.

Saham Tesla turun kurang dari 1 persen pada penutupan Selasa dan telah jatuh sekitar 34 persen pada tahun ini. Penurunan itu lebih tajam dibandingkan dengan indeks S&P 500 sebesar 20 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

phk elon musk tesla
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top