Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak! Ini Cara Lengkap Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi

Berikut ini cara lengkap membeli minyak goreng curah harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram lewat PeduliLindungi.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 26 Juni 2022  |  15:10 WIB
Simak! Ini Cara Lengkap Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi
Penjualan minyak goreng curah - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah akan mewajibkan pembelian minyak goreng curah harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kilogram lewat PeduliLindungi mulai Senin (27/6/2022).

Pemerintah belakangan telah menyiapkan sejumlah panduan terkait dengan sistem pembelian minyak goreng curah lewat pelacakan PeduliLindungi tersebut.

“Setelah masa sosialisasi selesai semua penjualan dan pembelian minyak goreng curah akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan lewat keterangan video, Sabtu (25/6/2022).

Berdasarkan booklet Kemenkomarves, terdapat tiga langkah mudah untuk pembelian minyak goreng curah dengan aplikasi PeduliLindungi.

Cara membeli minyak goreng curah dengan aplikasi Pedulilindungi:

  1. Masyarakat datang ke toko pengecer yang menjual minyak goreng curah.
  2. Masyarakat melakukan scan QR Code yang ada di pengecer.
  3. Perlihatkan hasil Scan Qr Code yang ada di aplikasi PeduliLindungi.

Adapun konsumen dapat membeli minyak goreng curah apabila aplikasi PeduliLindungi menunjukkan warna hijau. Apabila warna yang muncul merah, pembeli tidak dapat mengakses minyak goreng curah tersebut. Sementara waktu, pembelian minyak goreng curah dibatasi maksimal 10 kilogram per NIK per hari. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak goreng Luhut Pandjaitan Pedulilindungi
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top