Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Revisi UU LLAJ, Mobil sampai Sepeda Listrik Diusulkan Masuk Regulasi

Pengamat menilai revisi UU LLAJ harus mengakomodasi semua tipe kendaraan listrik.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 13 Juni 2022  |  16:44 WIB
Revisi UU LLAJ, Mobil sampai Sepeda Listrik Diusulkan Masuk Regulasi
Pekerja menata sepeda listrik Migo di Migo Station JK10116 di kawasan Setiabudi, Jakarta, Kamis (7/2/2019). - ANTARA/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendorong pembahasan revisi Undang-undang No.22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pengamat menilai revisi UU LLAJ juga harus mengakomodasi aturan terkait dengan kendaraan listrik.

Mantan Anggota Ombudsman RI Alvin Lie mengatakan revisi UU LLAJ yang sedang diupayakan saat ini perlu memberikan payung hukum bagi kendaraan listrik, terutama terkait dengan keamanannya. Pengaturan pun didorong agar tidak hanya mencakup mobil dan sepeda motor listrik, bahkan juga sepeda listrik.

"Tidak hanya mobil dan sepeda motor, sepeda pun juga ada yang kecepatannya 40/30 kilometer per jam. Ini aturannya gimana? Kalau kecelakaan gimana?," kata Alvin pada Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi V DPR RI, Senin (13/6/2022).

Saat ini, kendaraan listrik memang belum diatur secara langsung dalam UU LLAJ. Tetapi, terdapat beberapa Peraturan Menteri dan Peraturan Presiden yang sudah mengakomodasi aturan soal kendaraan bertenaga nonkonvensional tersebut.

Dalam UU LLAJ yang ingin direvisi, Alvin mendorong agar peraturan perundang-undangan bisa mengatur soal tata cara dan keamanan dalam mengendarai kendaraan listrik. Hal tersebut termasuk sertifikasi kelaikan teknis kendaraan, komponen, aspek keselamatan, dan lain-lain.

"Registrasi dan pajaknya bagaimana karena pajak kendaraan saat ini masih berbasis CC [cubicle centimeter]. Lalu bagaimana yang tidak menggunakan CC? Bagaimana yang menggunakan gas? Ini Perlu diperbaiki," tutur Alvin.

Adapun, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat bahwa populasi kendaraan listrik di Tanah Air pada November 2021 mencapai 14.400 unit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

undang-undang dpr Sepeda Listrik Kendaraan Listrik
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top