Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dunia Terancam Inflasi Pangan, Nasib Indonesia?

Saat ini sebagian besar harga pangan mengalami peningkatan sehingga memengaruhi sebagian besar negara termasuk Indonesia.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 23 Mei 2022  |  20:20 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan saat pembukaan pembukaan perdagangan Bursa di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2021).  - Bisnis
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan saat pembukaan pembukaan perdagangan Bursa di BEI, Jakarta, Senin (3/1/2021). - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan dunia saat ini tengah terancam inflasi pangan.

Dia mengatakan, sebagian besar harga pangan mengalami peningkatan sehingga memengaruhi sebagian besar negara termasuk Indonesia.

Kendati demikian, dampak yang dirasakan Indonesia tak terlalu besar. Ini lantaran Indonesia dalam tiga tahun terakhir sukses membentuk swasembada komoditas beras.

"Untungnya Indonesia dalam tiga tahun terakhir sudah melakukan swasembada komoditas beras. Jadi bahan pokok utama tersedia di dalam negeri," kata Airlangga dalam dalam Indonesia Pavilion: Indonesia Economic Outlook 2022 and The G20 Presidency, Senin (23/5/2022).

Di lain sisi, mengenai dampak perang antara Rusia dan Ukraina, Airlangga mengungkapkan bahwa Indonesia tak akan terkena dampak langsung dari konflik kedua negara tersebut. Pasalnya, perdagangan Indonesia dengan Rusia dan Ukraina hanya sekitar US$2 miliar dalam setahun.

Namun, mengingat 40 persen dari total kebutuhan gandum dalam negeri berasal dari Ukraina, dampak konflik kedua negara sudah pasti dirasakan oleh perusahaan mie di Indonesia.

"Mereka dapat mengubah harga mi sehingga akan ada inflasi me. Dalam tiga tahun terakhir kenaikan harga mi mendekati nol," ungkap Airlangga.

Airlangga memperkirakan, kenaikan harga mi akan terjadi di 2022, meskipun perusahaan mi di Indonesia sudah mengamankan kontrak impor gandum hingga September 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi ekonomi airlangga hartarto
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top