Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Asyik! Kemenhub Tambah Kuota dan Anggaran Mudik Gratis 2022

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan bakal menambah kuota, anggaran, dan lokasi mudik gratis 2022. Simak tahapan dan syaratnya!
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 13 April 2022  |  08:39 WIB
Asyik! Kemenhub Tambah Kuota dan Anggaran Mudik Gratis 2022
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanan) dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua kiri) berbincang dengan pemudik yang mengikuti program mudik gratis angkutan Lebaran 2019 oleh Kementerian Perhubungan di kawasan silang Monas, Jakarta, Jumat (31/5/2019). Kementerian Perhubungan menggelar mudik gratis angkutan Lebaran 2019 menggunakan 1.243 unit bus dengan jumlah pemudik sekitar 54.000 orang dengan tujuan 40 kota yang ada di Jawa dan Sumatra. - ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana menambah kuota mudik gratis 2022 untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat untuk kembali ke kampung halaman pada Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan bahwa minat masyarakat untuk menggunakan fasilitas mudik gratis cukup tinggi. Dia menyebut kuota mudik gratis tahap I bahkan sudah banyak diserbu masyarakat.

Untuk itu, Budi mengungkap bahwa kuota pendaftaran mudik gratis akan ditambah. Untuk diketahui, kuota mudik gratis yang disediakan oleh pemerintah pada pendaftaran tahap pertama yakni 10.500 penumpang.

"Tahap satu baru dibuka sudah habis 50 persen akan ditambah lagi nanti" jelas Budi kepada Bisnis, Selasa (12/4/2022).

Lebih terperinci, Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Suharto mengatakan penambahan kuota mudik gratis untuk tahap kedua disediakan bagi sebanyak 10.500 penumpang, seperti halnya pada pendaftaran tahap pertama.

Dengan begitu, total kuota mudik gratis yang disedikan sebanyak sekitar 21.000 penumpang. Dia menuturkan anggaran untuk mudik gratis juga akan ditambah dari awalnya hanya disediakan Rp10 miliar. Pemerintah bakal menambah anggaaran sebesar Rp10 miliar untuk menambah kuota mudik gratis tahap II. 

"Akan ditambah anggaran Rp10 miliar dan saat ini sedang proses," jelas Suharto.

Dengan penambahan kuota dan anggaran, maka penambahan angkutan penumpang serta tujuan mudik gratis juga bertambah. Untuk bus angkutan pemudik, pemerintah akan menambah sekitar 350 bus lagi. Sebelumnya, 350 bus, untuk arus mudik dan balik, pada kuota mudik gratis pertama ditujukan untuk mengangkut hanya total 10.500 penumpang.

Selain itu, tujuan mudik gratis turut ditambah ke beberapa lokasi di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Sebelumnya, destinasi angkutan mudik gratis dikonfirmasi ke beberapa daerah di Jawa Tengah seperti.

Berikut daftar lokasi mudik gratis Kemenhub pada Lebaran 2022

1. Tegal

2. Semarang

3. Demak

4. Kudus

5. Boyolali

6. Solo

7. Klaten

8. Wonogiri

9. Wonosari

10. Yogyakarta

11. Magelang

12. Wonosobo

13. Kebumen

14. Purwokerto.

Sementara itu, untuk keberangkatan arus balik disiapkan bus dari lima kota yakni Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Wonogiri.

"Penambahan ke Kota Cilacap, Cirebon, Garut, Tasikmalaya, Ngawi, Pati, Jepara, Pemalang, Slawi," jelas Suharto.

Sebelumnya, Kemenhub juga menyediakan angkutan truk untuk sepeda motor pemudik. Hal itu bertujuan agar masyarakat tidak menggunakan kendaraan roda dua sebagai transportasi mudik. Kendati demikian, Suharto mengatakan angkutan untuk motor masih akan dihitung.

Kemenhub menyampaikan bahwa syarat mudik gratis berpedoman kepada syarat dan aturan perjalanan mudik yang diatur oleh Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19, dan SE masing-masing subsektor transportasi.

Berikut tata cara dan syarat untuk mengikuti mudik gratis Kemenhub 

1. Mengakses laman www.mudikhubdat2022.com dan mendaftar secara daring;

2. Login dan mengisi data lengkap;

3. Tunggu verifikasi dan validasi sistem;

4. Unduh dan cetak QR e-tiket peserta mudik;

5. Selanjutnya, calon pemudik dapat membawa QR e-tiket beserta data pendukung lainnya (KTP, Kartu Keluarga/KK, Bukti Vaksin) ke lokasi registrasi untuk mendapatkan nomor bus. Calon pemudik kemudian dapat berangkat sesuai dengan lokasi pemberangkatan dan tujuan sesuai nomor bus.

Syarat lainnya untuk mudik gratis ini yaitu wajib memiliki dokumen sah kependudukan seperti KTP dan KK, serta sudah vaksin booster.

Bagi yang belum booster, maka masih bisa melakukan mudik dengan membawa hasil tes antigen maksimal 1x24 jam atau PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan, untuk yang sudah divaksin dosis lengkap atau kedua.

Sementara itu, bagi yang baru mendapatkan dosis pertama, wajib membawa bukti tes PCR maksimal 3x24 jam sebelum pemberangkatan.

Lalu, pemudik yang memiliki kondisi kesehatan khusus dapat membawa bukti hasil tes PCR 3x24 jam dan surat keterangan rumah sakit pemerintah bahwa yang bersangkutan belum /tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19 pada saat pemberangkatan.

Untuk penumpang anak-anak, maka syaratnya wajib untuk menyerahkan dokumen Kartu Keluarga (KK).

Selama pendaftaran dan proses keberangkatan, peserta mudik gratis wajib mengunduh dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Bagi calon pemudik yang tidak mempunyai smartphone, maka dapat membawa bukti kartu vaksin dosis lengkap dan booster.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Ramadan idulfitri mudik gratis
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top