Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Ini Calon Komisioner OJK Fit and Propert Test di DPR

Hasil uji kepatutan dan kelayakan tersebut rencananya akan diputus pada 7 April 2022 melalui rapat intern. 
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 05 April 2022  |  08:07 WIB
Karyawan melintas di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Rabu (3/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat
Karyawan melintas di dekat logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta, Rabu (3/10/2018). - JIBI/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA — Sebanyak 14 nama calon dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menjalani uji kepatutan dan kelayanan atau fit and proper test hari ini, Selasa (5/4/2022). Tes seleksi tahap ini akan berlangsung pada 5–7 April 2022.

Hasil uji kepatutan dan kelayakan tersebut rencananya akan diputus pada 7 April 2022 melalui rapat intern. 

Adapun 14 nama tersebut telah melewati proses panjang. Mereka telah menyisihkan 514 nama dalam 5 tahap seleksi.

Sebagai informasi, ada 526 orang yang mendaftar sebagai calon komisioner OJK 2022–2027. Dalam seleksi tahap pertama atau administrasi, hanya 155 orang yang lolos.

Kemudian Sri Mulyani, yang bertindak sebagai Ketua Panitia Seleksi DK OJK, dan rekannya menyaring 33 orang pada tahap dua. Artinya tersisa 122 orang yang dapat melanjutkan ke tahap ketiga.

Selanjutnya pada tahap ketiga, 4 orang terhempas dari seleksi asesmen dan pemeriksaan kesehatan. Dengan demikian, ada 29 calon yang bertahan di tahap ketiga dan kini menjadi 21 orang di tahap afirmasi atau wawancara.

Sebanyak 21 orang tersebut kemudian dibawa ke meja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Orang nomor satu di Indonesia ini kemudian mengeliminasi 7 nama di antaranya, sehingga tersisa 14 nama.

Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR Ahmad Najib Qodratullah mengharapkan siapapun yang terpilih menjadi Dewan Komisioner OJK harus memiliki integritas dan betul-betul serius menyelesaikan tiga pekerjaan rumah besar.

Pertama, perlindungan konsumen di tengah maraknya kasus-kasus di industri jasa keuangan. Kedua, rendahnya literasi keuangan. Najib menuturkan, literasi keuangan digital di Indonesia saat ini masih rendah dan perlu terus disosialisasikan.Ketiga, terkait pengembalian kepercayaan publik dalam penyelesaian kasus-kasus untuk secara bertahap diselesaikan.

Berikut 14 orang calon DK OJK pilihan Presiden Jokowi:

Calon Ketua DK OJK merangkap Anggota

  • Mahendra Siregar
  • Darwin Cyril Noerhadi

Calon Wakil Ketua DK OJK merangkap Ketua Komite Etik dan Anggota

  • Mirza Adityaswara
  • Mohamad Fauzi Maulana Ichsan

Calon Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota

  • Dian Ediana Rae
  • Ogi Prastomiyono

Calon Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota

  • Inarno Djajadi
  • Doddy Zulverdi

Calon Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya dan merangkap anggota

  • Hoesen
  • Pantro Pander Silitonga

Calon Ketua Dewan Audit merangkap Anggota

  • Hidayat Prabowo
  • Sophia Issabella Watimena

Calon Anggota yang Membidangi Edukasi dan Perlindungan Konsumen

  • Friderica Widyasari Dewi
  • Hariyadi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr OJK kementerian keuangan Pansel Calon DK OJK
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top