Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebagian Besar Bank di Asia Belum Penuhi Target Netralitas Karbon

Hanya 6 bank yang memiliki beberapa bentuk kebijakan penghentian penggunaan batu bara, untuk rencana nasional netralitas emisi karbon atau net zero.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 23 Maret 2022  |  21:55 WIB
Sebagian Besar Bank di Asia Belum Penuhi Target Netralitas Karbon
Ilustrasi emisi karbon dari sebuah pabrik - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Grup investasi dengan dana kelolaan US$4,7 triliun, Asia Transition Platform melaporkan perbankan di Asia gagal dalam berperan untuk target perubahan iklim.

Grup investasi ini memberikan penilaian kepada 32 bank di sembilan pasar Asia dalam hal tata kelola, manajemen risiko, dan kebijakan terkait iklim lainnya. Sebagian besar perusahaan menerima nilai buruk dari grup.

"Tanpa koreksi arah yang mendesak, misalokasi modal yang meluas akan terus berlanjut, membuat kawasan ini rentan terhadap koreksi,” katanya dalam laporan yang dirilis pada hari Rabu (23/3/2022), seperti dilansir Bloomberg.

Tidak ada bank yang mengambil tindakan yang cukup untuk memenuhi Perjanjian Paris. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa hanya 9 dari 32 bank (28 persen) yang memiliki komitmen netzero jangka panjang untuk pembiayaan emisi.

Sementara itu, hanya enam bank (19 persen) yang memiliki beberapa bentuk kebijakan penghentian penggunaan batu bara, meskipun ini merupakan persyaratan yang jelas untuk rencana nasional netralitas emisi karbon atau net zero.

"Sebagian besar bank tidak selaras dengan kebijakan nasional mereka sendiri untuk rekarbonisasi," seperti dikutip dari laporan.

Bank terbesar di Singapura DBS Group Holdings Ltd., mencatatkan nilai terbaik pada CC peringkat ketiga tertinggi dari tujuh nilai dalam metodologi laporan.

Pemberi pinjaman China menerima di antara nilai terendah, dengan China Merchants Bank Co. mendapat nilai D, level terendah kedua. Dalam sebuah pernyataan, DBS telah menyatakan telah berkomitmen pada net zero pada 2050.

"Kami mendaftar hanya setelah kami memiliki beberapa tonggak, serta garis pandang menuju tindakan yang konstruktif dan berdampak," ungkapnya.

Saat ini industri perbankan didesak untuk meningkatkan langkah-langkah yang bisa berkontribusi pada pencegahan perubahan iklim.

Sementara itu, laporan sebelumnya telah menunjukkan bahwa kurang dari 150 lembaga keuangan besar telah melarang bisnis mereka berhubungan dengan sektor migas.

The Asia Transition Platform diluncurkan pada September dan mendapat dukungan dari tujuh pengelola uang, termasuk Aviva Investors, BMO Global Asset Management, dan Fidelity International.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan karbon emisi karbon pajak karbon
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top