Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Proyek MRT Jakarta Fase 2A, Layanan Air Palyja Berhenti 48 Jam

Proyek MRT Jakarta fase 2A terkait dengan relokasi pipa di Jalan Pintu Besar Selatan dan Jalan Hayam Wuruk akan berdampak pada layanan air Palyja berhenti 48 jam.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  08:38 WIB
Ada Proyek MRT Jakarta Fase 2A, Layanan Air Palyja Berhenti 48 Jam
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan MRT Jakarta fase 2A di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (6/6/2021). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) akan bekerja sama dengan dua BUMD lainnya untuk melakukan relokasi pipa diameter 600 milimeter yang terletak di Jalan Pintu Besar Selatan dan Jalan Hayam Wuruk, guna mendukung pekerjaan pembangunan MRT Jakarta fase 2A jalur bawah tanah. Pekerjaan tersebut akan dilakukan esok lusa pukul 21.00 WIB, Jumat (25/2/2022), sampai dengan pukul 03.30 WIB, Sabtu (26/2/2022).

MRT Jakarta akan melakukan relokasi pipa tersebut bersama dengan Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja), untuk pembangunan MRT fase 2A rute Bundaran HI--Kota, khususnya Stasiun Glodok dan Kota.

Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar menyampaikan bahwa pekerjaan ini akan berdampak pada pasokan air yakni pengentian sementara aliran air di wilayah pelayanan Palyja selama paling lama 48 jam.

William mengatakan suplai distribusi air akan kembali normal secara bertahap pada 26 Februari 2022 pukul 09.30 WIB. Untuk itu, dia memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat relokasi pipa distribusi air tersebut.

"Kami pastikan bahwa metode pekerjaan yang dipilih merupakan metode terbaik dengan dampak paling minimal. Selain itu, kami berupaya seoptimal mungkin agar pembangunan fase 2A ini dapat selesai tepat waktu sesuai target agar dapat segera melayani masyarakat," tuturnya seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (23/2/2022).

Dia juga meminta dukungan penuh dari masyarakat mengingat MRT Jakarta fase 21 merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yang diharapkan memberikan manfaat luas dan jangka panjang bagi masyarakat DKI Jakarta.

Direktur Utama PAM Jaya Syamsul Bahri Yusuf menjelaskan bahwa pipa berdiamater 600 milimeter yang akan direlokasi tersebut, termasuk kategori pipa distribusi besar. Oleh sebab itu, wilayah yang akan terdampak pun akan cukup luas.

Dia merincikan wilayah yang akan terdampak yaitu sebagian Kelurahan Penjaringan seperti area Tanah Pasir, Gedong Panjang, Muara Baru, dan Luar Batang.

Kemudian, Kelurahan Roa Malaka, Kelurahan Pinangsia, Kelurahan Pekojan, Kelurahan Mangga Besar, Kelurahan Maphar, Kelurahan Tangki, Kelurahan Ancol (area Lodan), Kelurahan Mangga Dua Selatan dan sekitarnya.

"Oleh karena itu warga diharapkan untuk mengisi bak-bak penampungan di rumah sebagai persediaan selama pasokan terganggu. PAM JAYA berupaya selama masa gangguan tersebut masyarakat tetap mendapatkan pasokan air melalui tandon-tandon yang telah disiapkan di beberapa titik serta puluhan armada tangki yang disiagakan," ucapnya.

Selama pekerjaan relokasi ini berlangsung, PAM JAYA dan PALYJA akan menyediakan 63 mobil tangki dan 19 unit tandon air untuk menyuplai kebutuhan air bersih di lokasi terdampak, termasuk rumah sakit, tempat ibadah, dan panti sosial.

Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Call Center PALYJA di nomor telepon 021-29979999 selama 24 jam setiap hari atau tujuh hari dalam seminggu; website PALYJA di www.palyja.co.id; layanan SMS 0816725952; call center MRT Jakarta di nomor 1 500 332; serta melalui media sosial MRT Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mrt palyja
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top