Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proyek Drainase Underpass Makamhaji Sukoharjo Rampung Akhir Maret 2022

DJKA Kemenhub menargetkan proyek drainase underpass Makamhaji Sukoharjo bisa rampung akhir Maret 2022.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  08:19 WIB
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri meninjau workshop Ngrombo Baperka, Jumat (25/12/2020), sebagai tindak lanjut telah tersambungnya jalur kereta dari sepur raya ke area workshop Ngrombo sekaligus secara teknis persinyalan juga telah dilakukan switch over, beberapa waktu lalu.  - Kemenhub
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri meninjau workshop Ngrombo Baperka, Jumat (25/12/2020), sebagai tindak lanjut telah tersambungnya jalur kereta dari sepur raya ke area workshop Ngrombo sekaligus secara teknis persinyalan juga telah dilakukan switch over, beberapa waktu lalu. - Kemenhub

Bisnis.com, JAKARTA - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan tengah melakukan perbaikan drainase underpass Makamhaji, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, yang mengalami kerusakan grill penutup saluran drainase. DJKA menargetkan underpass nantinya bisa kembali beroperasi pada akhir Maret mendatang.

Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah (BTP Jabagteng) DJKA Kemenhub, sebagai pihak yang berwenang dalam upaya perbaikan, terus melakukan penguatan struktur drainase underpass Makamhaji. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan berulang.

"Saluran drainase ini terletak di pertemuan turunan jalan dengan bidang jalan yang rata, dan dilewati kendaraan yang tonasenya diatas kapasitas jalan kelas 3, sehingga menyebabkan kerusakan grill penutup saluran drainase," ungkap Kepala BTP Jabagteng Putu Sumarjaya, dalam keterangan resmi yang dikutip, Selasa (22/2/2022).

Putu menyebut perbaikan drainase di lokasi tersebut dilakukan setelah sebelumnya dilaksanakan survey bersama dengan jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Kabupaten Sukoharjo.

Hasil dari survey tersebut menemukan bahwa peningkatan struktur drainase dan perbaikan Underpass Makamhaji dinilai perlu untuk dilakukan.

Peningkatan struktur drainase dan perbaikan Underpass Makamhaji dilaksanakan dengan memasang saluran dari beton bertulang dengan bentuk penampang huruf U, atau U-ditch, guna mengganti grill secara permanen. Kemudian, perbaikan juga dilakukan melalui pengaspalan ulang dan perbaikan pompa.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BTP Jabagteng Dwi Maryono turut menjelaskan bahwa kegiatan peningkatan struktur drainase dan perbaikan Underpass Makamhaji dilaksanakan mulai 14 Februari 2022 hingga 7 Maret 2022.

Proses pengerjaan perbaikan dibagi ke dalam empat tahap yakni tahap persiapan mulai 14-20 Februari 2022; pekerjaan pembongkaran dan pemasangan pada 21-27 Februari 2022; pengecoran dan pengaspalan jalan pada 28 Februari-6 Maret 2022; dan terakhir pembersihan pekerjaan yang dijadwalkan pada 7 Maret 2022.

"Kami berharap underpass ini dapat dioperasikan kembali pada tanggal 27 Maret 2022,” jelas Dwi.

Selama peningkatan struktur drainase dan perbaikan Underpass Makamhaji, rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan akan dilakukan dengan bantuan Dinas Perhubungan Kabupaten Sukoharjo.

"Penutupan akses Underpass Makamhaji dan rekayasa arus lalu lintas akan dilaksanakan mulai 21 Februari-7 Maret 2022. Informasi terkait pengalihan arus lalu lintas juga telah disosialisasikan ke masyarakat untuk menghindari Underpass Makamhaji ataupun mengikuti pengalihan arus oleh petugas," imbuhnya.

Untuk memastikan kelancaran proyek, DJKA melalui BTP Jabagteng terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Satlantas Kota Surakarta, dan Satlantas Kabupaten Surakarta. Proyek ini diharapkan bisa berjalan dengan cepat, lancar dengan hasil yang memuaskan, sehingga masyarakat dapat kembali memanfaatkan fasilitas publik tersebut.

"Dan tentunya kami memohon dukungan dari Pemerintah Daerah setempat agar dapat mengatur lalu lintas kendaraan dengan tonase berat sesuai dengan kelas jalannya, tidak lagi melewati underpass agar kualitas dan keberlanjutan underpass ini terus terjaga," tutup Putu. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub ditjen perkeretaapian
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top