Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cek Deretan Proyek Besar MIND ID, Beberapa Operasi Tahun Ini

BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) memiliki sejumlah proyek strategis yang akan menjadi prioritas ke depan.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 16 Februari 2022  |  18:07 WIB
Cek Deretan Proyek Besar MIND ID, Beberapa Operasi Tahun Ini
Kegiatan operasional pertambangan anggota MIND ID. - mind.id

Bisnis.com, JAKARTA – BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) menjabarkan sejumlah proyek strategis multi-years yang saat ini masih dalam proses pengerjaan maupun akan segera beroperasi tahun ini. 

Dalam catatan perusahaan, setidaknya terdapat delapan proyek strategis yang tengah menjadi fokus. Pertama adalah smelter grade alumina refinery (SGAR) Mempawah dengan kapasitas produksi 1 juta ton per tahun. Proyek ini ditargetkan Commercial Operation Date (COD) pada 2023. 

Keberadaan proyek ini akan memperbesar serapan komoditas bauksit Indonesia. Terlebih Presiden Joko Widodo telah menggaungkan rencana penghentian ekspor bauksit paling telat pada pertengahan 2023.

Kemudian, proyek aluminium pot upgrading. Program milik Inalum ini direncanakan COD pada 2023. Ditargetkan upgrading aluminium pot ini akan menampung kapasitas 25.000 ton per tahun. 

Adapula gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME). Proyek ini dilaksanakan melalui kerja sama PT Bukit Asam, Tbk (PTBA) dengan PT Pertamina (Persero) dan Air Products and Chemicals Inc (APCI). 

Selanjutnya, proyek hilirisasi produk ferronickel/nickel pig iron kelas 2 dengan kapasitas 40.000 ton per tahun. Proyek ini ditargetkan mulai COD tahun ini dan dapat mencapai penandatanganan shareholders agreement (SHA).

Direktur Utama MIND ID Hendi Prio Santoso menerangkan proyek lainnya adalah smelter ferronickel milik PT Antam. Sejatinya konstruksi pabrik pengolahan ini telah selesai sejak akhir tahun Lalu. Tetapi pengoperasiannya terhambat akibat belum adanya aliran listrik. 

“Insyaallah kabar baik suplai listriknya akan tersedia tahun ini. Disediakan oleh PLN. Insyaallah beroperasi untuk produksi pada kuartai IV/2022 atau menuju akhir kuartal IV akhir tahun ini. Sehingga tahun depan sudah full optimal capacity pengoperasiannya,” katanya saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Senayan, Jakarta, Rabu (16/2/2022). 

Dalam proyek ini, PLN memasok kebutuhan listrik kepada Antam sebesar 111 megawatt (MW) dari kebutuhan 75 MW selama 30 tahun ke depan. 

Pasokan listrik ini akan terbagi menjadi dua tahap. Pertama, selama enam bulan PLN akan memasok kebutuhan listrik Antam sebesar 51 MW. Kemudian, setelahnya perusahaan setrum selama 12 bulan akan menyelesaikan pasokan listrik sebesar 60 MW.

Di samping itu, holding juga mengejar proyek aluminium recycle untuk mengolah sampah dari kegiatan aluminium smelting. Proyek ini telah berjalan dengan kapasitas 30.000 ton per tahun. 

Selanjutnya ada PLTU di Sumatra Selatan yang telah menyelesaikan masa konstruksinya. Hendi menerangkan bahwa tahap selanjutnya adalah menyambungkan listrik dari PLTU ke dalam grid Sumatra. 

“Tapi ini kita sudah bicara dengan PLN, Insya Allah ada jalan keluar yang baik. Semoga tahun ini selesai,” terangnya. 

Terakhir, MIND ID juga mengejar proyek pembangunan smelter pemurnian timah berteknologi TSL Ausmelt Furnace. Proyek ini ditarget selesai pada tahun ini. Hingga Desember 2021, progres proyek tersebut telah menyentuh 84 persen. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertambangan holding bumn MIND ID
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top