Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terintegrasi dengan Tanggul Laut, Tol Semarang-Demak Bisa Tahan Banjir Rob

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim keberadaan Tol Semarang–Demak dapat memperkuat ketahanan Semarang bagian utara menghadapi banjir rob yang kerap terjadi.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 28 Januari 2022  |  15:59 WIB
Terintegrasi dengan Tanggul Laut, Tol Semarang-Demak Bisa Tahan Banjir Rob
Progres pembangunan Tol Semarang-Demak. - Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim keberadaan Tol Semarang–Demak dapat memperkuat ketahanan Semarang bagian utara menghadapi banjir rob yang kerap terjadi.

“Keberadaan Tol Semarang–Demak yang terintegrasi dengan tanggul akan memperkuat daya tahan Semarang bagian utara dalam menghadapi banjir rob,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui keterangan resmi, Jumat (28/1/2022).

Dia mengatakan bahwa, Tol Semarang–Demak yang terintegrasi dengan Tanggul Laut Kota Semarang juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan pusat ekonomi baru di Jawa Tengah.

Selain itu, keberadaan tol tersebut juga bisa mengurai kemacetan lalu lintas secara signifikan di Kawasan Kaligawe dan Bandara Ahmad Yani.

Jalan tol dengan panjang 26,7 kilometer (km) itu terbagi menjadi dua seksi, yakni Seksi 1 Semarang/Kaligawe–Sayung sepanjang 10,39 km yang menjadi porsi pemerintah dengan kebutuhan biaya Rp10,56 triliun.

Sementara itu, Seksi 2 ruas Sayung–Demak sepanjang 16,31 km menjadi porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak.

Saat ini, progress pengerjaan Seksi 1 sudah selesai tahapan lelang dini paket pekerjaan Tahun 2022, dan akan dimulai konstruksinya pada Januari 2022, dengan target selesai di November 2024.

Adapun, untuk Seksi 2 yang sudah konstruksi, saat ini progresnya telah mencapai sekitar 64 persen dan ditargetkan rampung Oktober 2022.

Pembangunan Seksi 2 dilaksanakan oleh PTPP-WIKA Konsorsium Maratama-Studi Teknik (KSO) dan  Konsultan Supervisi PT Virama Karya (Persero) dengan biaya konstruksi sebesar Rp4,3 triliun.

Secara teknis, Tol Semarang–Demak Seksi 2 rencananya memiliki dua Simpang Susun (SS), yaitu SS Sayung dan SS Demak. Arah pelebaran pada jalan tol itu adalah pelebaran ke dalam yang memiliki 2x2 lajur awal dan 2x3 lajur akhir.

Dibangunnya Tol Semarang–Demak diklaim bisa menjadi pendukung dalam peningkatan konektivitas di wilayah Jawa Tengah bagian utara, sekaligus penghubung kawasan strategis, seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata religi, khususnya di Demak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kementerian PUPR tol semarang-demak
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top