Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sri Mulyani Beberkan Peran Bank Dunia dalam Kesetaraan Gender

Bank Dunia sebagai lembaga internasional memiliki tiga kekuatan yang sangat penting untuk mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 15 Januari 2022  |  22:25 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. - Antara/Yudhi Mahatma
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. - Antara/Yudhi Mahatma

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa Bank Dunia sebagai lembaga internasional memiliki tiga kekuatan yang sangat penting untuk mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

“Tiga sumber yang sangat penting dan kuat yaitu pembiayaan, pengetahuan, serta pertemuan dapat dikombinasikan dengan teknologi digital,” katanya mengutip siaran pers, Sabtu (15/1/2022).

Sri menjelaskan, pembiayaan dapat mendorong kesetaraan gender, yang dapat diterjemahkan ke dalam berbagai program untuk mendukung banyak negara berkembang.

Sementara, pengetahuan yang dapat dikumpulkan oleh Bank Dunia dapat diolah menjadi data dan kajian, kemudian disebarluaskan kepada banyak, termasuk dalam bentuk bantuan teknis.

Di sisi lain, Bank Dunia juga memiliki kemampuan untuk mengumpulkan kekuatan dari berbagai negara dengan cara yang jauh lebih kreatif.

“Kita ingin lebih banyak menampilkan dimensi gender ini dalam segala hal, dari perspektif kebijakan, implementasi sosial. Dari partnership dan bagaimana memahami data, Anda dapat mendesain kebijakan sehingga muncul aksi nyata yang melahirkan banyak ide sekaligus inspirasi bagi banyak orang, terutama bagi generasi muda,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sri juga menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan Indonesia dalam mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

“Indonesia mengadopsi kesetaraan gender ini dalam tujuan pembangunan jangka panjang kami. Penganggaran berbasis gender juga telah dipromosikan di Indonesia,” ujarnya.

Sebagai Presidensi G20 misalnya, upaya mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan juga dilakukan dalam diskusi para pemimpin dunia pada Finance Track dan Sherpa Track.

Di sisi lain, Indonesia juga mempromosikan Women-20 (W20), engagement group G20 yang membentuk jaringan pemberdayaan perempuan untuk mendorong adopsi komitmen G20 dalam isu perempuan.

W20 fokus pada empat isu prioritas, yakni diskriminasi dan kesetaraan perempuan, inklusi ekonomi untuk pemberdayaan perempuan, peningkatan perempuan pedesaan dan penyandang disabilitas, serta peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Lebih lanjut, Menkeu mengungkapkan berbagai instrumen juga digunakan untuk mendukung kesetaraan gender, terutama terkait dengan peluang ekonomi.

“Kami juga memberikan dukungan yang cukup banyak untuk usaha kecil dan menengah, sektor informal, terutama perempuan. Kami memberikan akses permodalan bagi sebagian besar perempuan dalam partisipasi angkatan kerja di sektor informal,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top