Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang MotoGP, Jokowi Minta Pembenahan Infrastruktur Sirkuit Mandalika Dipercepat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyelesaian pembenahan fasilitas dan infrastruktur di dalam Sirkuit Mandalika dipercepat, agar tak terlalu dekat dengan pelaksanaan MotoGP.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 14 Januari 2022  |  09:10 WIB
Presiden Jokowi di Bandara Lombok, NTB / BPMI Setpres
Presiden Jokowi di Bandara Lombok, NTB / BPMI Setpres

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penyelesaian pembenahan fasilitas dan infrastruktur di dalam Sirkuit Mandalika dipercepat, agar tak terlalu dekat dengan pelaksanaan MotoGP.

Presiden Jokowi mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membenahi jalan bypass Bandara Internasional Lombok menuju Sirkuit Mandalika.

Pembenahan tersebut dilakukan mulai dari penghijauan kawasan sepanjang jalan, perluasan dan penataan jalan menuju Mandalika, hingga pelebaran jalan.

Pembenahan tersebut ditargetkan rampung pada akhir Februari 2022. Di samping itu, pemerintah melakukan pelebaran jalan kota tua, serta penataan pemukiman masyarakat yang akan dijadikan homestay atau tempat penginapan.

“Homestay maupun warung penjualan souvenir, warung yang berjualan makanan semuanya agar bisa di-upgrade, sehingga wajah Mandalika ini betul-betul pada saat MotoGP berubah,” katanya dikutip melalui video di akun instagram @sekretariat.kabinet, Kamis (13/1/2022).

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mengingatkan agar sistem drainase di area Sirkuit Mandalika betul-betul diperhatikan.

“Yang kemarin masih kelihatan agak bermasalah, meskipun ini sudah dikerjakan juga sistem drainase yang menampung kalo ada curah hujan yang tinggi. Ini juga hati-hati, jangan nanti ada alasan karena curah hujannya ekstrem, nanti enggak siap sistem drainase kita,” ujarnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta jajarannya memastikan ketersediaan moda transportasi untuk penonton MotoGP 2022 cukup untuk pengunjung yang hadir.

Dia menyebutkan, terdapat sekitar 63.000 tiket yang akan dijual untuk penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2022, sehingga moda transportasi dari Bandara Internasional Lombok menuju Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), harus disiapkan dengan baik.

“Moda transportasi dari bandara atau dari Kupang menuju ke Mandalika itu betul-betul terhitung betul kebutuhannya. Ini kita mengelola 63.000 [penonton] bukan barang mudah,” ucapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa jumlah penjualan tiket tersebut belum termasuk dengan masyarakat setempat yang kemungkinan juga datang untuk menonton MotoGP 2022.

Presiden Jokowi pun mengingatkan bahwa ada banyak sekali fans atau penggemar ajang MotoGP di Indonesia.

“Sekali lagi, ini MotoGP penggemarnya banyak. Di Indonesia penggemarnya sangat banyak. Bukan banyak, sangat banyak,” imbuhnya.

Sebelumnya, Komandan Lapangan Persiapan MotoGP Mandalika 2022 Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto memastikan akan menambah drainase di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika untuk mengantisipasi genangan air di dalam sirkuit maupun banjir di kawasan sekitarnya.

“Sehingga berita-berita yang kemarin itu viral, sirkuitnya banjir, kami antisipasi,” kata Hadi dalam keterangan tertulisnya di Praya, Lombok, Kamis (13/1/2022).

Hadi mengatakan bahwa kondisi dan kelayakan sirkuit menjadi salah satu fokus pembenahan yang dikebut dalam waktu dekat.

Langkah tersebut diambil setelah mengevaluasi pelaksanaan World Superbike (WSBK) pada 19–21 November 2021 lalu di lokasi yang sama, sirkuit Internasional Jalan Raya Pertamina Mandalika.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi MotoGP Sirkuit Mandalika
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top